[FF] My Yeoja – Part 3

Title : My Yeoja

Author : Choi Zuazua

Cast : Choi Siwon, Im Yoona

Other cast : Xi Luhan, Oh Sehun, Tentukan sendiri !

Genre : Romance,friendship, nc

Rating : 17+

Poster : Berta yoonwonited/xoloveyoonwon

* hanya sebuah imajinasi yang ku tuangkan dalam goresan tanganku*
* Don’t copy paste ne !! Tanpa minta ijin..setidaknya hargailah sebuah karya yang kau nikmati*

Part 3

 

 

PhotoGrid_1448172271203

 

Happy Reading !!!

***

” Baby, chankaman. Pakailah ini dulu!”

Siwon memakaikan sebuah syall dileher jenjang Yoona.
Bukan tanpa alasan, semua hanya demi kebaikan Yoona.

Setidaknya, syall itu bisa menutupi hasil karyanya yang tercipta dileher jenjang Yoona.

Meskipun sejujurnya ia akan dengan senang hati memperlihatkan tanda kepemilikannya atas tubuh Yoona kepada mereka semua yang menginginkan yeoja-nya .
Namun balik lagi ia masih mempunyai urat malu untuk melakukan semuanya itu.

” Astaga oppa, aku hampir lupa dengan itu. Ini pasti akan terlihat aneh .”

Yoona manyun seketika mengingat ada banyaknya tanda cupang yang menghiasi leher jenjangnya.

” Ini benar-benar memalukan, oppa. Ditengah cuaca sepanas ini aku memakai syall, aigo…” Yoona mendecakkan lidahnya, kesal.

” Kau selalu cantik memakai apapun, Yoong.” puji Siwon, menenangkan.

“Tentu saja. Lain kali oppa tidak boleh membuatnya diarea terbuka seperti ini, arra !”

” Oh baiklah. Jadi oppa harus membuatnya diarea privat, ne ?”

“Aishh sudahlah lupakan”

***

Diarea parkir sebuah kawasan Apartement mewah terdapat dua namja tampan yang berbeda usia.

Salah satu diantaranya mengenakan seragam sekolah. Sedangkan satunya lagi mengenakan pakaian kasual namun tidak mengurangi ketampanannya.

Helaan nafas kasar keluar secara bersamaan dari mulut keduanya. Ketika seseorang yang ditunggu-tunggu tak kunjung muncul juga.

Sudah tidak terhitung berapa kali kedua mata mereka melirik jam tangan yang telah bertengger manis dipergelangan tangan keduanya.
Namun hasilnya tetap sama, seseorang itu tidak juga muncul.
Meciptakan raut kesal yang kini menyelimuti kedua wajah tampan tersebut.

Sesekali keduanya akan saling melempar tatapan sinis satu sama lain saat matanya saling bertemu pandang.

” Mwoya ?”

Namja yang mengenakan pakaian kasual yang bernama Luhan itu mendelik tajam, ketika ditatap sedemikian rupa oleh Sehun.
Namja yang mengenakan seragam.

” Yakk hyung !! Kenapa kau menatapku seperti itu ? Hyung iri ya dengan wajah tampanku ini ?” tanya Sehun polos namun narsis.

” Cihh bocah tengik. Seharusnya aku yang bertanya seperti itu?” jawab Luhan jengah.

” Mwo ? Bocah tengik ? Haha.. Hyung ini lucu sekali. Aku ini namja terpopuler disekolahanku. Hyung tidak tahu ya?”

” Buat apa aku harus tahu sesuatu hal yang tidak penting. Jika memang benar kau namja terpopuler kenapa aku tidak pernah melihatmu kencan bersama yeoja?”

” Hyung saja yang tidak tahu, aku ini tipikal namja setia. Tentu saja aku menolak mereka semua. Aku kan sudah menambatkan hatiku kepada Yoona nuna.” ujar Sehun tegas dengan cool-nya, yang membuat Luhan tertawa terbahak-bahak.

” Aigo.. Aigo.. Adik kecil. Kau ini terlalu dini menambatkan hatimu kepada seseorang. Apalagi kepada Yoongie. Hahaha.. Lebih baik kau sekolah yang benar dulu, arra.”

Sehun membrenggut mendengarnya. Luhan seakan mengejeknya.

” Hey bukankah cinta itu tidak memandang usia?” tanya Sehun dalam hati.

” Ckck hyung ini bodoh atau apa? Cinta itu ada tanpa memandang usia, suku, ras, ataupun agama. Justru adanya perbedaan antara aku dengan Yoona nunna itu akan menyatukan kita. Bilang saja hyung takut jika nantinya aku yang mendapatkan hatinya Yoona nuna.” Luhan dibuat kalah telak oleh Sehun. Benarkah ia takut ??

Luhan dan Sehun kini terdiam. Mencoba mengakhiri perdebatan yang selalu terjadi diantara keduanya.

Namun kesunyian itu tidak berlangsung lama. Ketika Sehun dengan hebohnya memanggil Yoona. Akhirnya seseorang yang ditunggu-tunggu itu muncul juga.

” Yoona nuna disini.. Disini.” teriak Sehun sambil melambaikan tangannya ke arah Yoona.

” Yakk dasar adik kecil. Kekanakan !” cibir Luhan meskipun begitu sejujurnya Luhan merasa senang melihat Yoona.

Senyum manis yang terpatri dikedua wajah tampan tersebut sedikit demi sedikit memudar ketika matanya menangkap wajah sangar Choi Siwon.

Bukan hanya itu saja, hati keduanya mencelos seketika mendapati pemandangan yang tergolong manis namun menyesakkan bagi keduanya.

Im Yoona, gadis itu berjalan dengan mesra bersama Choi Siwon. Mengalungkan tangannya dilengan Siwon.
Sedangkan Choi Siwon, lelaki itu tidak kalah mesra menaruh tangannya dipinggang Yoona.

Wajahnya terangkat angkuh, tanpa sedikitpun senyum. Matanya menyalang menampilkan sisi sangar dari seorang Choi Siwon.

” Kenapa ada dua makhluk menyebalkan disini. Merusak pemandanganku saja.” cibir Siwon marah.

” Siwon oppa jangan seperti itu.” bisik Yoona lirih.

” Sehunnie.. Luhan-ah.. Kenapa kalian ada disini?” tanya Yoona lembut.

” Ah nuna bukankah aku setiap hari datang kesini untuk menjemput nuna. Tetapi selalu saja gagal karena ahjussi itu.” ujar Sehun malu-malu. Kemana sisi cool-nya tadi??

” Yakkk siapa yang kau panggil ahjussi, HAH ?? Bukankah aku sudah melarangmu untuk tidak melakukan itu terus.” semprot Siwon marah.

” Omona ahjussi ini galak sekali, eoh. Yoona nuna dari mana nuna mendapatkan makhluk mengerikan seperti itu.” Cicit Sehun takut.

” YAKKK..–”

” Siwon oppa, Geumanhae !! Oppa membuat Sehunnie takut.” Ujar Yoona menyela.
Yoona tahu Siwon akan memarahi Sehun.

” Tapi baby, dia sudah bicara tidak sopan kepadaku.” adu Siwon sedikit merajuk.

” Ckkck.. Dia pikir dengan tubuh sebesar itu pantas merajuk.” gumam Luhan namun naas Siwon mendengarnya.

” Xi Luhan.. Bukankah aku sudah mempringatimu untuk tidak menjemput yeoja-ku lagi !” titah Siwon sambil menatap tajam Luhan.

” Dengar itu hyung. Kau tidak perlu repot-repot untuk menjemput Yoona nuna. Cukup aku saja ” sahut Sehun.

” Itu juga berlaku buat kau Bocah ingusan!” sambar Siwon dingin.

” Kau ini senang sekali memerintah orang. Kau tidak ada hak untuk melarangku, Choi Siwon yang terhormat. Aku datang untuk menjemput sahabatku.” jelas Luhan tak takut sedikitpun.

” Yoongie, ayo pergi bersama. Ada banyak hal yang ingin aku katakan kepadamu.” ujar Luhan lembut beralih ke Yoona.

” Enak saja hyung. Aku yang datang terlebih dahulu untuk menjemput nuna.” Sehun tentu saja tidak terima dengan ajakan Luhan.

” Aku berhak melarang jika itu menyangkut Yoona. Yoona adalah yeoja-ku ! Apa kalian lupa akan hal itu, HAH ” Kali ini Siwon berbicara lebih dingin. Matanya menatap tajam Luhan dan Sehun.

” Aigoo.. Ahjussi benar-benar mengerikan.” batin Sehun merasa terintimidasi.

Sedangkan Yoona, sebagai pemeran utama yang diperebutkan ketiga namja tampan itu hanya diam.
Memutar bola matanya jengah. Menyaksikan betapa kekanakannya ketiga namja itu.

” OMG..Apakah aku secantik itu ? Kenapa aku selalu diperebutkan. ” batin Yoona.

” Geumanhae ! Apa kalian tidak malu jadi pertontonan gratis, hmm? Tidak bisakah kalian akur jika saling bertemu.”

” Maldo Andwae.” teriak ketiganya bersamaan dengan keras.
Membuat Yoona terlonjak kaget.

” Omo.. Kalian kompak sekali. Pasti akan cocok jika kalian membuat sebuah boy band..hihi.” Yoona mencoba mencairkan keadaan.

” Baby, ayo kita pergi. Aku sudah telat .” ajak Siwon

” Jika ahjussi telat kenapa tidak pergi saja dari tadi. Biarkan aku yang mengantarkan Nuna.” jawab Sehun.

” YAK..Bocah ingusan, seharusnya kau yang pergi. Bukankah ini sudah waktunya jam belajar sekolah. Ckck.. Besar nanti kau mau menjadi apa nantinya? Seharusnya kau belajar yang benar bukannya menggoda kekasih orang.” bentak Siwon

” Aku terlambat pun tak apa ahjussi. Percuma aku sampai disekolah jika aku belum mendapatkan vitaminku. Aku pasti tidak bisa belajar dengan baik, sebelum aku bertemu Yoona nuna. Jika ahjussi tanya aku besar nanti jadi apa, jawabannya sudah pasti Aku akan menjadi pengantin pria Yoona nuna.” Wajah Sehun memerah setelah ucapannya yang terakhir.

Yoona tersenyum gemas mendengarnya. Berbanding balik dengan Siwon dan Luhan yang ingin muntah mendengarnya.

” Sehunnie kau ini manis sekali. Benar yang dibilang Siwon oppa, seharusnya kau sudah berada disekolah.. Belajarlah yang rajin, ne ! Jangan pernah kecewakan nuna .” ujar Yoona lembut sambil mengacak mengelus rambut Sehun.

Sehun yang diperlakukan lembut seperti itu. Merasa malu sendiri.
Pipinya memerah seperti kepiting rebus.

Dengan patuh ia segera berangkat ke sekolah. Dengan membawa sejuta semangat untuk belajar.
Yah karena sudah mendapatkan suntikan vitamin dari Yoona.

” Yoona nuna.. Saranghae .” kata Sehun malu-malu kemudian melajukan motor sportnya dengan cepat.

Oh Sehun, remaja tampan pujaan remaja-remaja putri itu sangat lah mencintai Yoona sejak pertama kali bertemu.
Sehun bertemu Yoona disebuah kedai ice cream. Pada waktu itu tanpa sengaja Yoona menumpahkan ice creamya dibaju Sehun.

Sehun yang kaget dan ingin sekali marah kepada orang yang menabraknya itu langsung mengantupkan bibirnya ketika melihat wajah Yoona. Wajah Yoona benar-benar cantik.
Sehun tersihir dengan kecantikan itu.

Jantungnya berdegup dengan cepat untuk pertama kalinya dihadapan seorang yeoja. Sejak saat itu Sehun menobatkan dirinya sebagai fanboys seorang Im Yoona.

Tidak heran jika Sehun selalu mencari alasan dan kesempatan untuk terus dekat dengan Yoona.
Salah satunya dengan tindakannya tadi.

Yoona yang memang dari awal suka dengan kepolosan Sehun tidak merasa keberatan akan hal itu.
Bahkan Yoona telah menganggapnya sebagai seorang adik.

” Luhan-ah mianhae, aku tidak bisa berangkat denganmu.” ujar Yoona merasa bersalah.

” Gwaenchana Yoona-ya. Masih ada waktu untuk hari esok.” bijak Luhan.

” Jangan pernah berharap. Bermimpi saja.” Siwon terdengar mengejek Luhan.

” Siwon oppa..-”

” Arraseo oppa tahu.” potong Siwon ketika tahu Yoona akan menegurnya.

” Sampai jumpa dikampus Luhan-ah” pamit Yoona sambil tersenyum.
Tatapannya ke Luhan Memohon, berharap Luhan mengerti.

Luhan menatap nanar Yoona yang telah masuk kedalam mobil Siwon. Sejujurnya ia merasa sakit mengetahui fakta Yoona telah menjadi milik Siwon.
Semenjak Yoona bersama dengan Siwon. Ia sedikit kesulitan untuk berhubungan dengan Yoona.
Ia merasa sedikit kehilangan Yoona.

****

Keheningan terasa di dalam mobil mewah Siwon. Mereka, Siwon dan Yoona seakan terjebak dengan pikirannya masing-masing.

Yoona yang memang dasarnya paling tidak suka dengan situasi seperti ini. Mulai berpikir bagaimana caranya membuat suasana menjadi lebih hangat.

Sebuah ide cemerlang hadir dikepala cantiknya.
Membuatnya menyeringai tipis.

“Haha.. Siwon oppa pasti akan luluh.” batinnya.

Siwon yang melihat lewat lirikan matanya menjadi waspada sendiri.

” Kali ini apa yang direncanakan Yoona?” batinya bertanya-tanya.

” Kau pasti bisa bertahan Choi Siwon !” batinnya menyemangati.

Sejak kejadian barusan Siwon merasa kesal. Membuat mood nya jatuh dilevel paling bawah. Benar-benar buruk. Gemercik api cemburu masih membara ditubuh kokohnya.
Siwon bisa saja meledak sewaktu-waktu. Jika ia tidak bisa lagi menahan amarahnya.

Setidaknya tidak saat bersama Yoona. Jika ia tidak ingin yeojanya ketakutan dengan namjachingunya sendiri. Maka dari itu Siwon lebih memilih diam berharap amarahnya bisa mereda. Amarah yang berakar dari kecemburuan yang selalu dibilang Yoona tidak beralasan.

Yoona selalu menegaskan kepadanya bahwasanya Siwon boleh saja cemburu dengan siapapun asalkan jangan dengan Luhan dan Sehun.

Yoona juga sering mengatakan bahwa Luhan dan Sehun itu sudah di anggap Yoona sebagai saudara sendiri. Dan berharap Siwon mengerti akan hal itu.

“Tidak perlu ada yang ditakutkan tentang Luhan dan Sehun oppa. Toh aku tidak pernah menganggap mereka lebih. Apalagi untuk berpaling ke mereka, terlintas dipikiranku saja tidak pernah.” kata-kata itu yang selalu dikatakan Yoona kepada Siwon.

Tetapi Siwon tetaplah Siwon, namja yang paling tidak suka jika apa yang ia punya diusik orang lain.
Jelas saja ia tidak akan dengan mudah menelan mentah-mentah apa yang dikatakan Yoona. Bukannya ia tidak percaya dengan Yoona, hanya saja ia meragukan Luhan dan Sehun.
Apakah bisa kedua orang menyebalkan itu menerima keputusan Yoona yang mengganggap mereka hanya sekadar saudara??
Jawaban yang selalu hadir disetiap pertanyaan yang muncul dikepalanya adalah TIDAK.

Itu membuat Siwon muak, dan cenderung overprotektif terhadap Yoona.

” Siwon oppaaaaaaaa….” panggil Yoona beraegyo.

Siap meluncurkan aksinya.

Siwon masih bergeming.

” Oppaaaa… ”

” …….. ”

” Chagiyaaaaaaa….”

” ……… ”

” Babyyyyyyyyy….”

“……… ”

” Kekasihkuuu.. Belahan jiwaku…”

” ……… ”

” Siwon oppa ku yang tampan.. Yoona cantik disiniiii..”

” …….. ”

“Jinjaaaa? Oppaaaa tidakkk mau mendengarkankuuu.”

“………. ”

” Padahal aku cuma mau bilang.. Siwon oppaaaaaaaaa Saranghaeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee”

“……….”

” Direktur Choi..”

“……… ”

” Ya! Ya! Ya! Kuda pervert ! Menyebalkannn. Berani-beraninya kau mendiamiku huh .” Yoona mengerucutkan bibirnya pertanda mulai kesal.

Sedangkan Siwon yang mendengarnya harus sekuat tenaga menahan tubuhnya agar tidak berbalik ke arah Yoona untuk langsung membungkam bibir sexy itu.

Siwon luluh, sejak petama kali Yoona beraegyo. Ia bahkan harus beberapa kali mengedipkan matanya agar tidak berpaling melihat wajah imut Yoona ketika beraegyo.
Bagaimana ini Siwon tidak kuat lagi jika harus berpura-pura masih marah?
Jika disampingnya ada pemandangan yang benar-benar menggemaskan.
Yoona sedang mengembungkan kedua pipinya sambil mengerucutkan bibir lucu. Mata polosnya, wajah innocentnya itu terus menghadap kearahnya.

” Kau kalah untuk sekian kalinya Choi Siwon. Benar-benar jatuh kedalam pesona Im Yoona.” pikirnya.

Tidak kehilangan akal Yoona pun menaruh kepalanya dibahu Siwon dan tangannya mengelus punggung tangan Siwon yang sedang menyetir.

” Oppa..mianhae.. Aku tahu oppa marah karenaku. Tapi kan tetap saja semua itu bukan murni kesalahanku jika aku disukai banyak namja. Seharusnya kan oppa bangga akan itu.”

“……..”

” Oppa menjadi satu-satunya namja yang memilikiku. Satu-satunya namja yang dipilih Im Yoona sebagai kekasihnya. Dan yang paling penting oppa menjadi satu-satunya namja yang dicintai Im Yoona”

“……..”

” Ahh aku hampir melupakan sesuatu. Oppa seharusnya merasa terhormat karena menjadi namja pertama yang memasuki-ku maksudku satu-satunya namja yang pernah melalukan ‘itu’ bersamaku.”

Gerutuan polos namun tersirat akan ke narsisan itu membuat Siwon tidak bisa mengelak lagi.
Membuatnya tidak bisa mendiamkan Yoona lebih lama.

Secepat kilat Siwon mencium bibir Yoona lalu kembali fokus menyetir.

“Ishh oppa, kau mencurinya dariku.” ucap Yoona manja sambil memukul pelan lengan Siwon.

” Bukankah kau menyukai dan mengharapkannya ?” goda Siwon yang sukses membuat pipi Yoona merah merona.

” Sudahlah oppa jangan menggodaku ! Perhatikan saja jalannya, nanti kita bisa celaka.”

” Siapa yang memulai menggoda tadi, hmm? ”

” Hehe.. Siwon Oppa terima kasih untuk tidak marah lagi .” Yoona menghadiahi Siwon sebuah ciuman dipipi.

” Aigo.. Yeojaku ini manis sekali, eoh” ucap Siwon gemas sambil mengacak rambut Yoona pelan.

Good Job ! Untuk Yoona yang tlah berhasil menciptakan suasana hangat nan penuh bahagia selama perjalanan menuju Kyung Hee University.

***

” Im Yoona, kemana anak itu eoh ?” tanya seorang yeoja cantik sambil bergerak gelisah kesana-kemari didepan gerbang kampus Kyung Hee.

” Luhan oppa juga belum datang, aishh dua orang itu kenapa hari ini sangat menyebalkan.” umpatnya kecil.

Mata yeoja cantik itu menyipit ketika sebuah mobil mewah berwarna hitam itu berhenti tepat didepannya.
Sedikit lega karena seseorang yang ditunggu datang juga.
Semua jelas tahu siapa pemilik mobil mewah itu. Dan siapa yang ada didalamnya.

Yeoja cantik itu kembali mendengus ketika orang yang ada didalam mobil itu tidak kunjung keluar.

” Berapa lami lagi aku harus menunggu?” batinnya berteriak kesal.

5 menit berlalu. Hasilnya pun tetap sama, nihil.
Tanpa membuang lagi waktu yeoja cantik itu mendekati mobil mewah yang didalamnya ada orang yang sedang berciuman mesra. Ciuman untuk berpisah sebelum keduanya melakukan aktivitas masing-masing.
Siapa lagi kalau bukan Choi Siwon dan Im Yoona.

” Yakkk Im Yoona cepat keluar kau!” teriak yeoja cantik sambil mengetuk-ngetuk kaca mobil mewah itu.

” Meskipun aku tidak melihat apa yang kalian lakukan. Tapi aku tahu kalian melakukan apa. Yoona-ya kita sudah telat.”

” Hahhh..hahh.. Sampai jumpa di Apartement oppa. Lebih baik aku keluar sebelum dia benar-benar menerkamku.” ujar Yoona setelah melepas ciumannya.

” Belajar yang rajin. Jangan membuat masalah !” ujar Siwon sambil mengelus pipi Yoona lalu masih sempat mencium kening Yoona meskipun ketukan itu terdengar semakin keras.

“Ya Baby Jung berhenti membuat mobilku lecet !” kata Siwon setelah keluar dari mobilnya.
Kemudian membukan pintu mobil untuk Yoona.

” Pasangan menyebalkan ! ” cibir Krystal yang dipanggil baby Jung itu.

Yoona keluar dari mobil tanpa merasa bersalah sedikitpun.

” Kajja Krys, bukannya kita sudah telat .” ajaknya lalu menggandeng tangan Krystal lebih tepatnya menyeretnya.

” Kau ini keterlaluan sekali Yoong, seharusnya biarkan aku melebihi pelajaran pangeran kuda mu itu.” ujar Krystal masih kesal.

” Haha Krys, kita benar-benar telat !”

” Ya dan itu karenamu ” ujar Krystal ketus.

” Tenanglah, aku akan bertanggung jawab .”

” Langkah pertama .. Kajja lariiiiiii !” Yoona menarik tangan Krystal untuk lari.

” Aku benar-benar ingin membunuhmu Im Yoona .”

” Lupakan dulu itu.. Sebelum kita dibunuh Han Seosangnim .”

****

Hosh.. Hosh.. Hosh.. Nafas mereka memburu.

” Akhirnya kita sampai juga, Krys.” lega Yoona.

” Kita benar-benar dalam masalah, Yoong. Pintunya sudah ditutup.” sahut Krystal lemas.

” Please Krys, stay cool okay ! Aku akan bertanggung jawab. Ambil nafas.. Buang.. Ambil nafas.. Buang..”

” Hhaha kita seperti mau meliharkan saja, Yoong.”

Tawa keduanya pecah setelah sadar dari aksi konyolnya.
Naasnya Han Seosangnim dan seisi kelas mendengarnya.

Baru saja pelan-pelan tangan Yoona hampir meraih knop pintu.
Pintu telah terbuka terlebih dahulu.
Sekarang semua mata yang ada diruangan tersebut langsung menatap mereka berdua.

” An-nye-ong Han seosangnim.” sampa mereka kompak sedikit gugup disertai senyum manis canggung.

” Ehem.. Jam berapa ini?” jawab dosen Han mencoba terlihat garang.

” Mianhae Han Seosangnim. Tadi kita ada urusan sebentar dengan Siwon oppa. Han seosangnim kenal kan dengan Tn. Choi Siwon ?” Yoona memberikan penekanan diakhir kalimat.

Dosen Han itu menggangguk mengerti. Siapa yang tidak tahu Choi Siwon, salah satu donatur terbesar di Kyung Hae.
Semua orang yang ada dikampus itu segan terhadap Choi Siwon. Hasilnya memberi keuntungan kepada Yoona jika menghadapi situasi seperti ini.
Ya ada saatnya Yoona memanfaatkan kekuasaan namjanya itu.

” Baiklah, lain waktu kalian tidak boleh terlambat lagi. Sampaikan salamku untuk Tn Choi Siwon.”

” Terima kasih atas pengertiaannya.” Yoona tersenyum manis lalu berjalan menuju bangkunya.
Diikuti Krystal tentunya.

****

Incheon International Airport.

” Akhirnya aku sampai juga di Seoul. Semoga aku segera menemukanmu, sayang. Bogoshipoyo.” ujar nya lirih salah satu dari segerombol orang yang baru saja menginjakkan kakinya dibandara incheon itu.

” Apa kalian yakin dia ada di Seoul?” tanyanya pada salah satu bawahannya.

” Ne, nona muda ada disini. Info terakhir yang saya dengar dari patner saya dalam mencari nona muda, dia melihat nona muda berbelanja disalah satu mall yang ada di Seoul.” jawab bawahannya.

” Kajja, menuju rumah kita yang ada diSeoul. Jangan lupa kita juga mempunyai pekerjaan disini!” ajak sepupu sekaligus asistennya.

Segerombol orang itu lalu pergi menuju kediamannya untuk menetap diSeoul.
Rumah yang tlah lama tidak ditempati.

 

Tbc !!

Hay .. Hay.. Berjumpa lg dg ff abang kuda pervert .. Hihi adakah yg menunggunya.. Hoho

Semakin kesini tulisan saya semakin ngawur yeh,
perasaan lagi setengah galau.
Galau gg bisa hadir dikonser phantasia GG hiks..
Hihi galau juga Dia lg marah..
Galau mereka tlh berubah

Buat Berta eonni selalu ku ucapkan terimakasih dari lubuk hatiku paling dalam *cielahh
Tanpamu ff ini tidak berarti apa-apa..
Aku berterima kasih kepadamu..

Readers-ku terima kasih buat semua commenannya yang hampir inti dari isinya ttg Kemesuman abang Kuda..

Jangan lupa kritik dan saran ditulis dicolom komentar hhe tp kritiknya yg membangun jangan bash aq..
Sejujurnya aq tdk akan siap jika kena Bash hhehe

Oh iya buat OS MIANHAE..
sebenarnya ff itu real alias kisah nyata, so tdk bisa ksih sequel pan ceritanya mentok sampai disitu..
Yg kurang paham dg jln ceritanya..
Itu seharusnya bisa lebih dipahami jika yg membaca memperhatikan Tanggal FlaShback nya..

Ceritanya itu tentang ungkapan sebuah kerinduan, penyesalan sekaligus permintaan maaf karena Yoona tidak bisa mencintai Siwon sedalam Siwon mencintai Yoona. Jd Yoong merasa bersalah, apalagi ditambah ia sempat mempunyai perasaan ke Sehun, sahabatnya Siwon. Hub YoonWon diff itu putus.

#Choi Niha

Nado bogoshipoyo chingu..
Hey bgaimna kabarmu? Apa km baik-baik saja? Sudah lama kita tdk berkomunikasi,.. Hmm aq udh sms gg dibls ,di tlpn gg di angkt okay aq ngerti kesibukan km.. Begitu juga dg yg mengaku istrinya V, bgaimana juga kbr dia ? Apa km juga susah berkomunikasi dia ??
Aku tidak mau kita (aku, kamu dan dia) berakhir seperti ini.. Aq sudh semaksimal mungkn menjaga komunikasi diantara kita tp jika hasilnya kalian tdk merespon sama sekali.. Pan percuma..
semua akan sia-sia jika hanya aku yang berusaha mempertahankan persahabatan kita..
Ini menyakitkan untukku? Apakah sama juga menyakitkan untukmu dan untuknya ??
Okay aq tahu kita sudah tidak berada dijalan yang sama .. Memiliki jalan masing-masing..
Aku juga tahu seiring berjalannya waktu kita pasti berubah..
Tapi apakah kita akan berakhir seperti ini ?
Tolong ingatlah masa-masa sekolah dulu.. Disaat kita sempat dicemooh teman karena suka Kpop.. Disaat masa-masa gila kita disekolah ttg kpop..
Hubungi aku jika kamu dan dia membaca ini , ne !!
Secepatnya, jebal !!
Karena aku tidak tahu lagi caranya menghubungi kalian.. Jika lewat akun sosmed tidak terbalaskan..haruskah aku menulis sebuah surat.. Aigoo itu sungguh tidak keren dijam seModern ini.. Hehe

Saranghae, …

*zuanita dwi lestari*

Advertisements

155 thoughts on “[FF] My Yeoja – Part 3

  1. Hahaha saingan siwon bnyk bgt dan paling lucu si sehun sampai mnggil dia ajussi. Ga bisa byangin wajah yoona pas beraegyo,jdi kefikiran weekly idol. Rasanya pengen nonjok pas liat itu,tapi lucu si.
    Siapa yg dtg??? Jgn blng saingan siwon lagi,tapi brhrp bukan biar lebih seru mending jdi saingan yoona

    Like

  2. Sehun bocah polos nan lucu, hahaha brani bner dia ngata’in Wonppa ajhussi 😀
    Yoong eonnie mahh siapa pun yg liat aegyo.a psti bkal luluh, trlebih2 it untuk Wonppa, aigoo…. 😀
    It di airport siapa lgi tuhh yg dtang(?)

    Like

  3. kocak bingitszz…,,tingkah sehun kek anak TK mnta vitamin dlu,poor Luhan g bisa ajak yoongie brangkat breng yhaa lgi2 krna wonpa yg protektif
    btw cpa yha yg bru dteng di Seoul,moga2 aja gk bklan nyakitin yoongie apalagi ngrusak hubungan mereka MALDO ANDWEE…
    Daebak thorr
    #nextpart

    Like

  4. Siwon oppa punya saingan, semangat siwon oppa hadapi mereka dgn cra yg sehat spy yoona eonni gk berpaling. Spa th yg bru smpe di seoul? Apa saingan siwon oppa? Suka dgn karakter sehun oppa ; ank sklhan yg polos

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s