[OS] My Baby Yoongie

 

Title : My Baby Yoongie

Author : Choi Zuazua/@zua_yoonwon

Cast : Choi Siwon, Im Yoona

Genre : Romance, Angst, Family

Poster : Berta yoonwonited/xoloveyoonwon

Warning !

~typo selalu ada

Monggo dibaca..

MYby2

^^^^

Hidup tidaklah mudah untuk Siwon. Waktu menjadi gelap saat seseorang yang dicintai setengah mati berada jauh darinya.

Pada saat itu Siwon sudah dibasahi dengan airmata. Ia menangis menumpahkan semua rasa sakit yang menerjang hatinya bertubi-tubi.

Siwon percaya bahwa kita menjadi dewasa sebanyak kita merasa sakit.
Ia juga percaya ‘habis gelap terbitlah terang’. Dan semua terbayar sudah bekas luka yang bersemayam dihatinya, kesakitan yang mendalam dengan tumpahan airmata berkat kehadiran gadis kecil-nya.

Mukjizat yang Siwon rasakan datang dari gadis kecilnya.
Merubah waktu Siwon yang tadinya gelap menjadi terang benderang bahkan penuh warna-warni. Setiap harinya Siwon selalu menghabiskan waktunya bersama gadis kecilnya dengan hal-hal menyenangkan.

Harapannya yang sempat terkubur mati nampaknya hadir dan hidup kembali. Matanya tidak punya lagi airmata untuk menagis, seiring kebersamaannya dengan gadis kecilnya.

Gadis kecilnya adalah satu-satunya nafas dalam kehidupannya. Satu-satunya yang membebaskannya. Dan satu-satunya yang bisa kembali membuat jiwa, hidup dan cintanya menjadi lengkap sepanjang waktu.

Siwon berjanji tidak akan pernah menukarkan cinta yang diberikan gadis kecilnya dengan sesuatu hal mewah ataupun mahal didunia ini.

Karena bagi Siwon didunia ini hanya ada satu hal yang paling mewah dan mahal ialah gadis kecilnya.

Gadis kecilnya adalah kemewahan abadi yang sangat mahal, tidak akan bisa dibeli dengan apapun didunia ini.

Gadia kecilnya hadir dengan cinta sebagai obat penawar luka hatinya. Mata rusanya yang selalu bersinar memancarkan aura positif, penuh kehangatan dan kelembutan selalu membuat Siwon terperangkap jatuh didalamnya. Binar mata rusa itu selalu menarik seseorang untuk menaruh hati kepadanya.

Gadis kecilnya bagaikan sebuah cahaya penuntun hidupnya yang tak akan pernah pudar. Percayalah Siwon akan selalu berpegangan dengan cahaya itu demi kelangsungan hidupnya yang lebih baik. Karena ketika Siwon bersama gadis kecilnya ia menjadi lebih kuat.
Ia menjadi lebih merasakan hidup !

Sama seperti pagi kemarin, Siwon sudah berada didapur membuatkan sarapan untuk ia santap bersama gadis kecilnya yang masih bermimpi indah.

Hanya masakan sederhana karena Siwon tak pandai dalam bidang memasak. Namun setidaknya apapun yang dimasak Siwon akan dimakan sampai habis oleh gadis kecilnya. Ia merasa bangga sekaligus bahagia akan itu.

Seseorang menarik ujung piamanya berkali-kali. Siwon menoleh, lalu tersenyum menyambut gadis kecilnya yang sudah bangun.

Gadis kecilnya menatapnya seperti biasa, polos namun penuh binar. Wajah bangun tidurnya semakin memperlihatkan betapa polos dan tak berdosanya wajah itu.

“Hey, tumben Yoongie sudah bangun?” tanya Siwon seraya membelai lembut rambut Yoona.

Yoona menbrengut dengan imut mendengarnya. Siwon tertawa pelan mengetahui gadis kecilnya merasa kesal dengan ucapannya.

“Hehe.. Biasanya kan Yoongie bangun setelah masakan sudah matang.” Siwon mematikan kompornya, lalu beralih ke Yoona yang masih mempertahankan wajah imutnya.

Dengan pelan Siwon mengangkat tubuh gadis kecilnya, mendudukkannya dimeja makan.

“Terimakasih baby sudah membuka mata. Dan.. selamat pagi Yoongie..”

Siwon menghujami ciuman diwajah Yoona, lalu berakhir mengecup bibir mungil gadis kecilnya.

Siwon tertawa pelan berhasil membuat gadis kecilnya merasa kegelian dengan hujaman ciumannya.

Wajah gadis kecilnya menunjukkan reaksi yang selalu sama. Hanya Siwon yang paling tahu dan memahami. Meski tidak ada suara tertawa geli, Siwon tahu jika gadis kecilnya itu sedang tertawa kegelian.

Yoona tersenyum hangat dan itu terapi untuk perasaan dan hati Siwon yang merasa terlukai mengingat gadis kecilnya tidak bisa sepertinya, yang bebas berbicara apa saja.

Tangan Yoona terulur untuk menyentuh seluruh permukaan wajah Siwon, kegiatan setiap paginya yang selalu mereka lakukan. Pengganti sapaan paginya.

Senyum manis yang tadinya merekah perlahan memudar saat tangan Yoona bergerak disekitar rahang dan dagu Siwon. Wajahnya terlihat cemberut tidak suka.

“Gwaenchana baby, nanti kita bisa membersihkannya bersama-sama, okay Yoongie ?” tanya Siwon dengan senyum hangatnya. Menenangkan bahwa gadis kecilnya tidak perlu khawatir, mengenai bulu-bulu kecil yang tumbuh disekitar rahang dan dagunya.

Siwon sangat memahami gadis kecilnya. Meski tidak mengucapkannya secara langsung. Siwon tahu bahwa gadis kecilnya itu tidak suka bila wajah tampannya terlihat berantakan, tak terurus. Gadis kecilnya merasa tidak suka ketika Siwon tidak sempat merawat tubuhnya, gara-gara selalu merawatnya.

“Yoongie, kenapa masih cemberut ? Tenang saja Yoongie tidak perlu khawatir Choi Siwon akan kembali tampan seperti sedia kala asalkan Yoongie mau membantu membersihkannya. Yoongie mau kan membantu ?” wajah cemberut Yoona kembali terlihat penuh binar.

Dengan semangat Yoona mengangguk cepat. Tangannya terulur meminta piggy back depan kepada Siwon dengan raut menggemaskan.

Siwon sedikit menggoda gadis kecilnya, menggeleng kemudian sedikit mundur dua langkah.

Yoona semakin memajukan bibirnya, pipinya mengembung imut dan tatapannya merajuk kepada Siwon.

“Kyaaa kyeopta..” gemas Siwon lalu mengecup bibir yang mengerucut itu. Dan mencubit gemas pipi yang mengembung itu.

Yoona mengalungkan tangannya keleher Siwon serta memutar matanya lucu. Merasa kesal dipermainkan Siwon.

“Hhhhe.. Jika Yoongi minta digendong,  berikan morning kiss dulu, arra.” Siwon mengerlingkan matanya.

Yoona menurutinya, menghujami wajah Siwon dengan ciuman dan berakhir mencium cepat bibir Siwon.

“Aigoo Yoongie anak pintar, ne. Yoongie tahu..?”

Yoona menggeleng dengan polosnya. Siapa yang tidak merasa gemas jika disuguhi wajah polos bak bayi seperti itu. Begitu juga Siwon meskipun setiap hari ia melihatnya terus namun ia sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda bosan. Justru  ia semakin gemas dan semakin penasaran melihat perubahan ekspresi wajah polos tak berdosa itu.

“Hari ini Choi Siwon milik princess Yoona seutuhnya. Apa Yoongie senang ?” tanya Siwon dengan ceria, mengingat hari ini ia libur bekerja.

Wajah Yoona penuh binar bahagia. Ia bertepuk tangan, sambil mengangguk antusias. Oh, andai Yoona bisa mengungkapkan rasa bahagianya secara langsung, sempurna sudah bahagianya.

Siwon menggendong gadis kecilnya itu menuju kamar mandi. Seperti biasanya mereka akan mandi bersama, saling menggosokkan, bermain air dan busa. Apapun asalkan membuat keduanya menikmati kebersamaannya.

****

Dengan telaten Siwon memakaikan baju hangat untuk Yoona, mengingat sekarang musim dingin. Ia tidak ingin membuat tubuh gadis kecilnya membeku saat keluar nanti.

“Wahh.. Yoongie cantik sekali, eoh. Bahkan personil snsd pun kalah cantik sama Yoongie..” ujar Siwon sambil memeluk tubuh gadis kecilnya.

Seperti biasa Yoona akan mengalungkan tangannya dileher Siwon. Lalu mencium pipi Siwon, sebagai ucapan terimakasihnya.

“Gomawo.. Daddy juga tampan.” sekiranya kata-kata sederhana seperti itulah kalimat sederhana yang selalu ia ucapkan kepada Siwon. Daddy yang selalu merawatnya penuh kasih dan cinta.

Siwon bisa merangkap dirinya menjadi mommy-daddy untuk Yoona membuat gadis kecil itu tidak pernah sedikitpun merasakan haus kasih sayang seperti anak-anak lainnya.

“Yoongie.. Gadis kecilku, daddy sangat mencintaimu sayang. Mommy juga sangat mencintaimu.” Siwon selalu berkaca-kaca setiap kali mengucapkan kata cinta kepada Yoona, gadis kecilnya.. Putri sematawayangnya yang sekarang sudah menginjak 5 tahun.

“Yoongie juga sangat mencintai daddy dan mommy yang berlada disulrga.” kata Yoona tanpa suara, hanya gerakan bibir saja.

Airmata Siwon selalu terjatuh setiap kali membaca gerakan bibir gadis kecilnya. Jika saja bisa.. Siwon sangat ingin bersedia mendonorkan suaranya untuk Yoona. Agar gadis kecilnya bisa berbicara, bernyanyi seperti anak-anak pada umumnya.

****

Siwon dan baby Yoongie sedang menikmati waktu senggangnya disebuah taman yang mana juga banyak anak-anak sebaya dengan baby Yoongie.

“Daddy..” Yoongie menepuk pelan tangan Siwon. Tentu saja tanpa suara..

“Ada apa, hmm? Apa Yoongie mau main bersama mereka?” tanya Siwon lembut seraya mengusap pelan surai putrinya itu.

“Yoongie, mau naik sepeda. Ajalri Yoongie, dad..” Siwon membaca gerakan bibir mungil itu. Hatinya selalu terenyuh setiap ia melakukannya, apalagi saat matanya bertemu dengan mata polos berbinar itu. Mengapa harus putrinya yang tidak bisa bicara..?

“Arraseo, Yoongie tunggu sebentar, ne ! Daddy akan mengambil sepedanya. Jangan kemana-mana, okay !” ujar Siwon memberi peringatan halus, yang dibalas Yoongie dengan tanda ‘okay’ lewat jemari kecilnya serta kedipan imutnya.

Menunggu daddy Siwon yang mengambilkan sepeda untuknya, baby Yoongie hanya bermain dengan boneka rilakkumanya sangat tenang. Sebelum tiga anak perempuan yang umurnya berada dua tahun lebih diatasnya, menghampirinya.

“Hey, anak bisu !” baby Yoongie tidak memperdulikan panggilan anak nakal itu yang bernama Krystal.

“Omo..Ternyata dia tuli juga..”sahut Jessica.

Ketua geng anak nakal itu tiba-tiba langsung merebut boneka rilakkuma Yoongie.

“Haha ayo bicara ! Minta boneka mu ! Nanti ku kembalikan..” Hyoyeon ketua geng itu mengejek Yoongie yang sekarang sudah menangis dalam diamnya. Tangan kecilnya menggapai-gapai boneka rilakkuma kesayangannya. Karena postur tubub yang lebih pendek Yoongie sangat kesulitan.

“Ayoo bicara ! Jangan diam saja, upss aku lupa jika kau bisu..haha..” tawa ketiga anak nakal itu pecah.

Merasa lelah Yoongie hanya diam, sambil menatap tajam ketiga anak nakal itu. Ia sangat ingin berteriak..!
Ia merasa marah dan sedih.. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa, daddy Siwon selalu melarangnya jangan suka bertengkar. Selalu menghormati yang lebih tua.. Tapi, kali ini Yoongie sangat merasa kesal, marah, sedih diejek seperti itu terus menerus.

Tanpa diduga ketiga anak nakal itu. Yoongie langsung merebut secara kasar boneka rilakkumanya, dan langsung mendorong ketua geng anak nakal itu kasar.

Jessica terjatuh hingga sikunya terluka. Ia mulai menangis sangat kencang.

“Yoongie, apa yang kau lakukan?” tanya Siwon marah, ia hanya melihat sewaktu Yoongie mendorong Jessica.

Yoongie merasa takut mendengar suara daddy-nya yang terdengar marah. Yoongie hanya menunduk, airmatanya kembali jatuh.

Ketiga anak nakal itu yang juga merasa takut melihat Siwon langsung pergi.

“Yoongie jawab daddy ! Kenapa Yoongie berbuat seperti itu ?” ujar Siwon kali ini lebih lembut.

Yoongie baru berani mendongakkan kepalanya. Ia hanya menggeleng..

“Yoongie daddy tidak pernah mengajarimu berbuat nakal ! Kenapa Yoongie melakukannya ?” Siwon merasa kecewa mengetahui putri kecilnya berbuat nakal.

Yoona masih menggeleng. Ia tidak menggerakkan bibirnya lagi, karena percuma suaranya tidak pernah terdengar.

“Yoongie jawab daddy !” Siwon yang terpancing emosi meremas bahu kecil Yoongie. Membuat putri kecilnya meringis.

“Yoongie kesal dan malrah dengan melreka.. Appo dad..”

“Tapi, tidak seharusnya Yoongie mendorongnya. Daddy tidak suka kau berbuat kasar !” tegas Siwon.

“Apa Yoongie halrus diam saat melreka telrus mengejekku.. Apa Yoongie salah membalas melreka yang telrus menjailiku.. Apa juga salah Yoongie jika Yoongie tidak bisa belrbicalra..”

Siwon terdiam,mulutnya terkunci rapat-rapat. Dadanya  pasti baru saja tersambar petir hingga rasanya sangat sakit dan perih.

Yoongie kemudian lari, meninggalkan Siwon. Yoongie hanya ingin pulang, setidaknya dirumah tidak akan ada yang mengejek dan memarahinya..

“Tuan, putri tuan tidak bersalah sungguh. Aku melihatnya sejak tadi, ketiga anak kecil itu yang pertama kali mengganggu putri tuan.” Siwon mendongak menatap seorang wanita dewasa cantik, melihatnya semakin membuat hatinya terenyuh.

“Tuan, apa tuan baik-baik saja ? Selama putri tuan bermain disini, ketiga anak kecil itu yang terus menerus mengejek putri tuan. Mungkin putri tuan kali ini benar-benar tidak bisa menahan kekesalannya. Tuan, jaga putri anda.. Gadis sekecil itu butuh pengertian yang lebih dalam.” Siwon yang merasa bersalah langsung berlari mengejar Yoona.

“Yoongie, maafkaan daddy baby..” gumamnya terus-menerus.

Dengan kaki kecilnya Yoona masih terus berlari tanpa memperdulikan teriakan daddy Siwon.

“Mommy.. Yoongie ingin belrsama mommy..”

“Yoona ! Awas !”

Brakkkkkk…

Tubuh kecil itu berada dalam pelukan Siwon berguling, terpental jauh dari lokasi kejadian. Siwon mendekap erat tubuh mungil baby Yoongie. Sebisa mungkin Siwon menyelamatkan putri kecilnya. Tidak peduli tubuhnya yang terasa remuk-hancur akibat terpental jauh hingga menabrak pohon. Berhenti disana, dengan posisi Yoona masih dalam dekapannya.

Yoona baik-baik saja hanya mengalami shock berat. Berbeda dengan Siwon, kepalanya mengeluarkan darah sangat banyak.

Yoona yang berada diatas tubuh daddy-nya menangis ketakutan melihat daddy-nya yang diam tak bersuara.

“Hiksss. . daddy..” tangan kecilnya menepuk-nepuk wajah penuh gores Siwon.

“Daddy, bangun !” sebisa mungkin Yoona membangunkan Siwon.

“Yoo-ngie, uhukkk” Siwon batuk darah “maaf-kan da-ddy, uhukkk- daddy men-cin-tai-mu ba-by..”

“Daddy, jangan tidulr disini Yoongie mohon dad..”

Orang-orang mulai mendekati. Membantu membangunkan Yoona dari atas tubuh Siwon.

Tangan kecilnya menggapai-gapai tubuh Siwon yang diangkat beberapa orang yang menolong. Tubuh kaku Siwon dimasukkan dalam ambulance. Sedangkan Yoona terus memberontak dalam gendongan seorang wanita cantik.

“Tenang, sayang kita akan bersama daddy-mu, eoh !” bisik wanita cantik itu sayang. Ya, orang yang sama sewaktu berbicara dengan Siwon ditaman tadi.

****

3 bulan berselang..

Siwon masihlah damai dalam tidurnya. Luka fisiknya sudah tak terlihat lagi.. Selama Siwon dinyatakan koma Chalista lah yang menjaga dan merawat Yoona. Wanita cantikku merasa tidak bisa membiarkan gadis sekecil Yoona menghadapi kehidupan kejamnya sendiri. Hatinya tergugah untuk selalu menemai gadis kecil itu.

Chalista juga yang selama ini membiayai perawatan Siwon. Baginya itu tidak masalah, asalkan Siwon masih berada didunia ini.

Chalista pada dasarnya tak pernah percaya pada kekuatan magis. Tapi pada saat kedua pasang matanya bertemu dengan sepasang mata rusa kecil itu, membuat Chalista percaya bahwa takdirlah yang menuntunnya kepada Yoona. Gadis kecil dengan sejuta keistimewaannya.

“Mommy..” bibir mungil Yoona bergerak fasih menyuarakan panggilan mommy itu. Tangan kecilnya menepuk pelan paha Chalista yang sedang duduk diatas kursi kerjanya.

Chalista menoleh menatap Yoona penuh sayang.

“Mommy..” bibir mungil itu bergerak lagi.

“Iya sayang. Aigoo maafkan mommy terlalu sibuk dengan pekerjaan mommy ..” Chalista mengangkat tubuh mungil Yoona, didudukannya diatas meja kerjanya. Lalu diciumnya dua pipi gembul imut itu.

“Mommy, sudah waktunya makan siang dan belrtemu daddy..” Yoona memang langsung memanggil Chalista ‘mommy’ setelah seorang suster memberikan dompet daddy-nya tiga bulan yang lalu. Dalam dompet itu ia mendapati poto sang daddy dengan seorang wanita cantik. Dan ia yakin wanita cantik itu adalah mommy-nya ( Im Yoona) . Seperti sebuah keajaiban wajah mommy-nya memiliki garis wajah sangat persis dengan Chalista Lim. Oleh sebab itu Yoona ( Choi Yoona) beranggapan mommy-nya yang diketahui sudah tinggal disurga turun-pulang untuk menjaga dan merawatnya setelah daddy terserang hobi tidur.

*disini Im Yoona berperan tiga karakter, arra ! Im Yoona ( mendiang istri swon oppa ) Choi Yoona/baby Yoongie (putri yoonwon ) dan Chalista Lim.. Ngerti ngga maksudku ? Kke pada dasarnya ngga rela kalau Siwon oppa dipasangkan dg wanita lain lol

“Ayo kita cari makan dan bertemu daddy !” riang Chalista.

“Gendong mom..” baby Yoongie meminta dengan begitu imutnya semakin membuat Chalista gemas.

“Dasar putri mommy manja sekali, eoh..”

“Momm~..”

“Hehe.. Arra.. Arra..”

****

~sehabis makan siang.

Chalista menaruh tubuh mungil Yoona duduk ditepi ranjang Siwon.

Sekiranya beginilah suara hati baby Yoongie setiap meminta Siwon bangun !

“Selamat siang dad, Yoongie datang lagi belrsama mommy.. Hehe maaf Yoongie dan mommy sedikit telat..”

“Halri ini pekelrjaan mommy sangat banyak dibutik. Dad, mommy pasti sangat lelah.. Apa daddy tidak mau memijat mommy sepelrti daddy memijat Yoongie saat Yoongie kelelahan sehabis belrmain..”

“Daddy, kenapa sekalrang daddy menyaingi tidulr Yoongie. Daddy belrubah nakal sepelrti Yoongie yang sulit dibangunkan..”

“Ayo bangun dad, Yoongie melrindukan daddy. Yoongie ingin belrmain lagi belrsama daddy.. Mandi belrsama daddy.. Sekalrang mommy sudah tinggal belrsama Yoongie tapi kenapa daddy masih tidulr telrus, ayo dad kita belrmain berltiga belrsama mommy juga..”

“Dulu daddy selalu bilang akan bangun jika Yoongie cium. Lihat dalri kemalrin sampai sekalrang Yoongie bahkan mencium daddy telrus-menelrus tapi mengapa daddy belum mau bangun?”

“Daddy.. Yoongie belrjanji tidak akan nakal lagi. Yoongie belrjanji tidal lagi belrtengkalr.. Yoongie akan menulruti semua pelrkataan daddy.. Yoongie mohon daddy bangun..”

“Sebenalrnya saat Yoongie belrsama daddy, Yoongie dilalrang mommy menangis tapi Yoongie tidak bisa menahannya karena Yoongie sangat melrindukan daddy..hiksss..” Yoona merebahkan kepalanya ditubuh Siwon yang belum bereaksi apapun.

Chalista menatap miris pemandangan itu. Ia bahkan tak kuasa menahan airmatanya mengingat dalam dua minggu terakhir kondisi Siwon memburuk. Siwon masih berada didunia ini karena dibantu oleh beberapa mesin sebagai life support.

“Tuan, apa tuan masih mengingatku ?” Chalista berbicara kepada Siwon untuk pertama kalinya.

“Sebelumnya, perkenalkan aku Chalista Lim.. Wanita yang memarahimu sewaktu ditaman tiga bulan yang lalu..”

“Hemm tuan, maafkan atas kelancanganku yang membawa gadis kecilmu tinggal bersamaku. Maaf atas kelancanganku yang membiarkan Yoona memanggilku mommy.. Menganggapku sebagai ibunya.. Jujur tuan aku sangat menyukai gadis kecilmu ini, bahkan aku berniat mengadopsinya sebagai putriku sendiri jika tuan tetap tidak mau bangun. Dan satu lagi tuan, maaf atas kelancanganku yang sudah mencintaimu Choi Siwon .” Chalista mengambil satu tangan Siwon lalu diciumnya.

Chalista nyaris memekik saat merasakan jemari Siwon bergerak.

“Tuan, kau mendengarku.. Ku mohon balas genggamanku..” Chalista sudah basah airmata saat Siwon membalas genggamannya.

“Aku tahu kau tidak membiarkan gadis kecilmu sendiri.. Aku tahu itu..”

*****

Keajaiban seakan datang bertubi-tubi dalam hidup Choi Siwon. Ini sudah satu tahun saat ia tersadar dari komanya, ditambah gadis kecilnya.. Baby Yoongienya.. Sudah bisa berbicara.. Memanggil namanya..

Akhirnya Siwon bisa mendengar suara imut Yoona.. Ia bisa mendengar gadis kecilnya bernyanyi sangat riang.. Ia sangat bersyukur kepada Tuhan yang tlah menunjukkan kekuasaannya..

Ia juga sangat mensyukuri atas kehadiran Chalista dalam hidupnya. Chalista Lim seseorang yang 100% memiliki kesamaan kecantikan, kelembutan, kebaikan, keramahan dan kasih sayangnya sama seperti Im Yoona..

Im Yoona.. Choi Yoongie dan Chalista Lim adalah sebuah keajaiban dalam hidup Siwon. Tiga-tiganya memiliki ruang yang sama adilnya dalam hati Siwon.

“Daddy.. Daddy.. Daddy… Help me dad..” baby Yoongie terdengar berteriak meminta tolong.

Siwon tak pernah berhenti bersyukur setiap mendengar suara imut gadis kecilnya.

“Ada apa Yoongie ?”

“Hehe.. Yoongie hanya ingin tidulr belrsama daddy dan mommy..” tawanya sangat merdu ditelinga Siwon.

“Astaga, daddy pikir kau kenapa sayang ?” Siwon mendekatinya.

“Oppa, aku menyerah.. Yoongie tidak mau tidur jika tidak bersamamu juga..” bibir Chalista mempout imut.

Chu !

Siwon mengecupnya kilat.. Membuat wajah istrinya tersipu.

“Daddy, Yoongie juga mau..” suara bernada rengekan itu selalu disambut Siwon gelak tawa.

Chu !

Siwon mengabulkan keinginan gadis kecilnya. Kemudian ikut bergabung tidur bersama istri dan gadis kecilnya. Menjadikan baby Yoongie berada ditengah.

“Tidurlah baby, mommy dan daddy akan memelukmu sepanjang malam..”

“Enghh dad..?”

“Ya..ada apa baby..?”

“Bolehkan aku meminta sesuatu ?”

“Katakan apa yang kau mau baby ?”

“Aku mau adik..”

“Apa ?” Siwon sedikit kaget dan Chalista memerah.

“Buatkan aku adik, dad.. Pweaseeee..” bahkan gadis kecilnya sudah pintar melakukan aegyo.

“Hehe, arraseo.. Daddy akan mengabulkan permintaanmu asalkan kau membiarkan daddy bersama mommy setiap malam.. Daddy hanya bisa membuatnya berdua sama mommy ..”

“Apa Yoongie tidak bisa boleh ikut ?”

“Hey, anak kecil tidak boleh ikut baby..”

“Kenapa ?”

Siwon dan Chalista semakin gemas jika Yoongie sudah cerewat meski harus sedilit kuwalahan namun mereka tetap menikmatinya.

“Pwease dad, mommy ijinkan Yoongie membantu membuatkan adik..”

“Gadis cerewet.. Rasakan ini..” Siwon dan Chalista menyerang baby Yoongie dengan sebuah gelitikan. Membuat tawa imut itu terdengar menggelegar dalam hangatnya malam.

“Kyaaaaaa….hahaha.. Belrhenti mom.. Hahaha stop dad !”

Suara khas tawa baby Yoongie mengakhiri cerita sederhana ini.

End..

Endnya ngga enak banget yah ? Kkekeeke

Saya bahkan tidak menyangka bisa menyelesaikan satu dari tiga OS ku yg terbengkalai..

Semoga readers tetap setia menunggu ff adiknya yoona eonni ini yah, adik ipar Siwon oppa, kkkeke 😀

Ada yg inget ff Debt of Love yg pernah aq post digroup yoonwon difb ???

Rencana mau nyelesain ff itu mau dibikin OS ajh, tp kok susahnya minta cium wonppa yah *upss

Buat sequel love in between mohon untuk setia lbh lama lagi yah, baru stgh jalan.. Dan buat yg Tanya ff aku dg jdul alakadarnya YOONWON, aku ngga bisa berbuat apa-apa, lol blum bisa lnjut 😀

Sampai bertemu di My Naughty Goddes.. XOXO

*pai pai

Advertisements

59 thoughts on “[OS] My Baby Yoongie

  1. Wah wah sweet banget sih mereka …
    Aku mau jadi anaknya kalau appa nya kaya gitu hehe
    Yoonwon mudah2an jadi kenyataan . Mereka punya keluarga kaya gitu hehe

    Like

  2. awalnya baca aku rada nggak ngeh ama ceritanya., tapi makin kebelakang jadi ngerti., habis dibuat bingung sih ama yoona pertama sebagai istri, yoona kedua anak dan yang terakhir yoona sebagai istri kedua. haha,,, walaupun agak belibet dengan karakter yoona tapi setelah dijelasin ditengah tengah cerita jadi ngerti ko., hehehe….. waktu baca lagi slow mode pikirannya.
    kalo ada sequelnya pasti makin bagus lagi. hehe

    Like

  3. Awalnya sangat sad karna yoong ga bisa ngomong tp gw suka sama endingnya 😊
    N gw pikir siapa ama cewe yg ngomong ama siwon ditaman,gataunya calon istrinya dimasa depan hehehe

    Like

  4. Agak tertipu d awal,krn dikira yoongie itu yoona versi dewasa. Eehh…tp trnyata baby yoongie anak’y wonpa & im yoona.
    Im Yoona mati’y knp thor?? kog ga diceritain? Trus baby Yoongie udh ga bs ngmg dr lahir yaa??

    Ending’y “kentang” thor,bahagia’y cm sebentar,pgn’y dipanjangin lg sampe baby yoongie pny adik!! #Looohh #DikemplangAuthor hihihihi…

    Like

  5. awal.a sedih bnget krna baby Yoongie ga bsa bcara trus di ejek sma anak sbaya.a(?)
    tpi syukurlah udah bsa bcara dan dpat mommy Calistha 😀
    happy ending….:)
    daebakk~ nice ff thor….

    Like

  6. Awalnya bingung sama yoona kok putri kecilnya siwon, yoongie kesian bgt waktu di ganggu geng anak kecil di taman tapi dia inget kata” daddy nya 😦 mengharukan lg pas siwon sakit dan sedikit ga rela endingnya siwon sama chalista bukan im yoona

    Like

  7. Sempat mau nangis waktu bca bagian baby yoongie minta wonppa bangun, tpi akhirnya lega stlh wonppa bangun, baby yoongie bsa bicara, trus senyum2 waktu bagian baby yoongie minta adek 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s