[FF] My Yeoja – 15

 

Title : My Yeoja

Author : Choi Zuazua/choizuazua

Cast : Im Yoona, Choi Siwon

Other Cast : Find by yourself

Genre : Romance, Angst, Family, Friendship

Rating : 16+

Poster : Berta Yoonwonited/xoloveyoonwon

~hanya sebuah imajinasi yang ku tuangkan dalam goresan tanganku !
~don’t copy paste tanpa minta ijin, setidaknya hargailah sebuah karya yang kau nikmati !

Part 15

my Yeoja15b

Happy reading ..

*
*
*

Jika dulu ny. Choi pertama kali bertemu Yoongie alias Yoona, yeoja-nya putranya pada saat Yoona masih mengenakan piama tidurnya berdeda dengan pertemuan kedua.

Yoona terlihat polos-sederhana dengan kaos putih oblong kebesarannya dengan dipadukan jeans robek pada bagian lututnya. Ditambah sendal jepit, tanpa make up tebal, juga rambut yang tertata tidak terlalu rapi, dibelah pada bagian tengah. Justru itu terlihat manis sekaligus cantik sederhana dimata ny. Choi.

Oh adakah ibu didunia ini yang mendambakan menantu seperti Yoona ?
Tentu saja ny. Choi akan berseru lantang jika ia sangat menginginkannya !

Yoona yang baru menyadari kehadiran ny. Choi langsung memekik senang. Ada gurat kaget bercampur bingung pada paras ayu-nya.

Untuk apa ahjumma pengganti Cha datang kembali ? Apa ahjumma secantik ini benar-benar seorang asisten rumah tangga ? Jinjaa, penampilannya tidak mencerminkan seorang asisten rumah cocok. Lebih cocok sebagai istri presdir, ataupun ibu-ibu pejabat.

Yoona, kemana saja dirimu ? Kenapa baru menyadarinya ? *lol

Melupakan rasa penasarannya Yoona segera berlari kecil menghampiri ny. Choi yang nyatanya sejak tadi telah memperhatikannya, sebelum Yoona menyadari keberadaannya.

“Ahjumma datang lagi ?” tanyanya semangat.

“Apa tidak boleh ?” tanya ny. Choi was-was.

“Tentu saja boleh !” Yoona berseru lantang.

Ny. Choi tertawa pelan, Yoona tersipu malu.

“Kajja masuklah ahjumma !” Yoona segera menggiring (?) ny. Choi masuk kedalam apartementnya.

“Yoongie, apa kau sudah sarapan ?”tanya ny. Choi lembut.

“Terimakasih ahjumma, tapi aku belum sarapan hhehe..” ny. Choi ikut tertawa, bagaimana bisa jawaban polos itu berhasil mengundang tawanya dengan mudah.

Yoona kau benar-benar tlah berhasil mengambil hati eomma dari namja-mu !
Daebak… The power of Yoongie !

“Ahjumma.. buatkan aku nasi goreng, ne ? Aku sangat merindukan masakan eomma..” lirihnya.

“Gwaenchana, eomma akan memasakan apapun keinginanmu.” ny. Choi menghampiri Yoona yang tertunduk sedih.

Benar adanya jika Yoona sedang merindukan eommanya. Semenjak Jiyeon mengusik eommanya, dan juga semenjak ia kembali bersama Yuri dan Tiffany, ia semakin merindukan sosok eommanya.

“Ne, ahjumma mengatakan eomma.. Jinja.. ahjumma mau menjadi eomma-ku?” seketika Yoona menatap ny. Choi saat telinganya menangkap bahwa ny. Choi menyebut dirinya sebagai eomma.

Jantung ny. Choi berdetak cepat saat matanya bertemu pandang mata rusa milik Yoona. Disana terlihat nyata keinginan besar, jika Yoona sangat berharap ny. Choi mau menjadi eommanya. Mata indah itu mengingatkannya pada sosok sahabatnya.

Astaga.. Kenapa ny. Choi baru menyadari bila menatap intens wajah Yoona, sekilas mengingatkannya pada sosok sahabatnya Im Jinah.

“Ahjumma tidak mau ya ? Apa aku terlalu berharap ?” Yoona tertunduk sedih.

Ny. Choi menegang, bisa-bisanya ia mengabaikan Yoona dan terpaku dengan pemikirannya.

Lihat menantunya menjadi sedih seperti itu. Cepat-cepat ny. Choi menangkup wajah sedih Yoona, membelainya lembut penuh kasih.

“Yoongie dengarkan ahjumma ! Mulai sekarang ahjumma adalah eomma-mu ! Yoongie bisa datang kapanpun kepada eomma, entah itu ketika Yoongie sedang merindukan eomma kandung Yoongie atau bukan. Panggil aku eomma, sayang.. Eomma bersyukur memiliki putri sepertimu..” ny. Choi mencium kening Yoona tulus, sedangkan Yoona telah dibanjiri airmata.

“Eomma.. Hiks.. Eomma.. Bogoshipo..” dipeluknya erat-erat tubuh ny. Choi. Berada dalam dekapan hangat ny. Choi mengingatkan Yoona akan pelukan hangat eommanya. Sudah berapa lama ia tidak merasakan pelukan hangat seorang eomma. Ya Tuhan.. Yoona bahkan hampir lupa rasanya, karena sudah begitu lamanya.

Yoona menumpahkan tangis harunya dalam pelukan hangat ny. Choi. Rindu akan sosok eomma kembali dapat ia rasakan dari diri ny. Choi. Cara ny. Choi mengusap-ngusap rambut hingga punggungnya, rasanya Yoona seperti merasakan dejavu.

“Eomma, jeongmal bogoshipo..”

“Stttt.. Jangan menangis lagi, arra ! Bukankah Yoongie sudah memiliki eomma ? Eomma-mu pasti sedih jika melihat putri cantiknya menangis seperti ini..”

“Siwon oppa bahkan pernah memujiku, jika aku menangis aku masih terlihat cantik, eomma..” Yoona menyombongkan dirinya, berharap dengan itu suasana kembali seperti semula.

“Ne, Yoongie selalu cantik. Sekarang duduklah dulu eomma akan membuatkanmu nasi goreng.”

“Apakah Yoongie boleh ikut?”

“Apa tidak apa-apa ?”

“Tentu saja, tidak ada Siwon oppa disini !”

Keduanya lalu menghabiskan waktunya dengan memasak nasi goreng. Ny. Choi tak terhitung berapa kali berteriak, contohnya ketika Yoona dengan polosnya tidak bisa membedakan mana yang garam dan mana yang gula.

Meskipun harus kesal namun setidaknya rasa senang dan kebersamaannya terbayar setimpal akan kekesalan itu.

“Gomawo eomma.. Rasanya sungguh enak.”

“Jinjaa?”

“Ne, ini nasi goreng terspesial yang pernah Yoongie makan semenjak eomma meninggal.”

“Syukurlah, sekarang Yoongie tidak perlu khawatir lagi. Jika Yoongie rindu masakan eommamu, Yoongie bisa datang kerumah eomma.”

“Tapi Yoongie tidak tahu rumah eomma.”

“Mmhh ini alamat eomma, nanti malam datanglah kita makan malam bersama, otte?”

Tanpa berpikir ulang Yoona menerima kartu nama ny. Choi begitu saja, lalu menyetujuinya. Melupakan ajakan makan malamnya tn. Choi.

“Ne, tapi sepertinya eomma perlu menyiapkan makanan banyak. Karena Yoongie sangat suka makan, hehe..”

“Yoongie jangan khawatir eomma akan menyiapkan semuanya.” dalam hati ny. Choi bersorak senang. Akhirnya nanti malam ia bisa membawa menantu pilihannya.

Mari kita lihat apa yang akan terjadi sewaktu makan malam nanti. Kira-kira bagaimana reaksi ny. Choi dan tn. Choi ? Dan bagaimana pula reaksi Yoona ?

*
*
*

Sepulang ny. Choi Yoona hanya duduk menghabiskan waktunya menonton televisi. Ia sengaja menunggu kepulangan Siwon diwaktu istirahat jam kerjanya.

Yoona bahkan rela membolos kuliah, demi bertemu namja-nya itu. Rindu yang sudah berada diujung ubun-ubun membuatnya lupa bahwa sekarang gerak-geriknya selalu diawasi oleh kedua eonninya.

.

Yuri meradang ketika tahu adik manisnya membohonginya mentah-mentah. Ia dan Tiffany sengaja menjemput Yoona dikampus sekaligus ingin bertemu juga dengan Jessica. Namun ketika Yoona tidak ada disana, emosinya memuncak.

Adik manisnya bahkan sudah pintar berbohong ? Astaga kenyataan macam apa lagi ini ? Apa perpisahan mereka tlah merubah adik manisnya ?

Oh seharusnya Yuri tak perlu bertanya lagi, jika tingkah Yoona sudah menjawab semuanya !

“Yoona pasti bersama kekasihnya ! Fany-ah, Kita harus berbuat cepat !” emosi terlihat jelas pada wajah Yuri.

“Yoona bahkan membolos, kenapa dia tega membohongi kita?”

“Yul, jangan terpancing emosi dulu.”

“Yoona berubah, aku harus membawanya kembali. Atur penerbangan kita malam nanti, Fany-ah kita akan kembali ke Amerika !”

Luhan dan Krystal takut sendiri melihat kemarahan Yuri, sedangkan Tiffany mencoba menenangkan sepupunya itu.

Kembali ke Amerika ??

Andwae !!
Luhan hanya mampu berteriak dalam kepalanya. Berpisah dengan Yoona bukanlah sesuatu hal mudah bagi Luhan. Ia sudah terbiasa dengan adanya Yoona dalam hidupnya.

Yoona masih diKorea saja Luhan masih kesusahan bertemu dengannya, lalu bagaimana jika diAmerika ?

Tidak, bagaimanapun juga Luhan tidak bisa membiarkannya begitu saja. Luka hatinya bahkan belum sembuh, sedangkan cintanya saja masih tumbuh. Bagaimana bisa ia berjauhan dengan rusa imut itu ?

Tangannya dengan terampil mengetik pesan untuk Yoona. Menyuruhnya untuk cepat ke kampus.

Sedangkan Yoona, rusa imut yang dikhawatirkan Luhan itu sedang menahan erangannya. Ketika bibirnya terus dilumat habis-habisan Siwon.

Ya, mereka sedang bercumbu melepaskan gelora yang membara dalam tubuh mereka.

Ranjang mereka bahkan sudah tidak rapi lagi, begitu juga dengan baju mereka. Siwon masih menindih tubuh yeojanya dibawahnya. Dengan bibir yang terus bertautan. Tangannya mulai meraba perut Yoona, membuat yeojanya menggila.

Srakk !

Kaos polos itu terkoyak kasihan. Siwon melemparnya begitu saja, lalu kembali melanjutkan ciumannya.

Tak tinggal diam tangan Yoona pun terampil membuka kemeja Siwon. Lalu mengusap abs hingga ke dada bidangnya.

Yoona berhasil membakar nafsu Siwon. Terbukti ketika Siwon mengerang menahan nafsunya.

“Yoona..” Siwon mengerang parau saat tangan Yoona bermain dengan sahabat kecilnya.

Yoona berada diatas Siwon. Dengan rambut acak-acakkan, bibir membengkak, serta memperlihatkan tubuh bagian atasnya terbuka.

Oh dear..
Wajah yang biasanya terlihat polos itu tlah berubah sexy menggoda.

“Kau terlalu lama bermain, baby..” Siwon membalik posisinya, kembali berada diatas Yoona.

Yoona merenggut kesal, karena permainanny dihentikan Siwon. Namun langsung tersenyum puas saat Siwon kembali mengecup seluruh wajahnya.

“Siwon oppa tunggu !” sergah Yoona saat Siwon bermaksud memasukinya.

“Wae ? Wae ? Wae ?” kesal Siwon.

“Apa Siwon oppa tidak memakai pengaman?”

“Ahh.. Baby, aku akan hati-hati, okay..”

“Tap-.. Enghhh..” protes Yoona terputus ketika Siwon langsung memasukinya.

Siwon tidak bisa menahannya lagi, lagipula ia tidak mau menyia-nyiakan waktunya.

Siwon semakin menumbuk Yoona sedalam ia bisa. Erangan, desahan bahkan teriakan kenikmatan terus-menerus bersautan. Sampai keduanya benar-benar berada pada puncak surga dunianya.

Dibawah selimut putih itu, Siwon memeluk Yoona dari belakang. Terkadang tangan jailnya mengusili dada Yoona. Begitu juga dengan bibirnya yang tiada henti menelusuri setiap inchi kulit mulus Yoona.

“Baby, bisakah nanti malam kita pergi ?”tanyanya sambil mengecup tengkuk Yoona.

“Hemmm..Kemana oppa?”Yoona membalikkan badannya, langsung dihadiahi kecupan manis pada bibirnya.

“Kerumahku.. Aku tahu kau pasti akan menolak. Tapi, ku mohon baby sekali ini saja, jebal !” Siwon memohon, hanya Yoona yang bisa membuatnya seperti itu.

“Tapi.. Aku takut oppa..” ketakutan akan kecelakaannya saat dulu bersama Jonghyun kembali terasa.

“Gwaenchana , aku akan menjagamu. Aku berjanji tidak akan terjadi apa-apa. Ku mohon baby.. Appa dan eomma sudah sangat sering mendesakku untuk membawamu..”

Yoona tertunduk merasa bersalah, melihat wajah frustasi Siwon.Ada kesedihan pada wajah rupawan itu.

Oh Yoona.. Hanya dirimu satu-satunya yeoja yang berhasil membuat wajah yang selalu terlihat dingin, tanpa ekspresi berubah menyedihkan seperti itu !

“Aku..aku..”

“Menikahlah denganku Yoona.” Yoona menegang, darahnya berdesir hebat, hatinya berdebar-debar, dan jangan tanyakan lagi apa yang terjadi pada jantungnya.

“Menikahlah denganku Im Yoona.” ulang Siwon sekali lagi.

“Siwon oppa aku mencintaimu. Dan ayo kita menikah.” senyum sejuta dollar itu disambut tangis Siwon. Siwon membawa Yoona kedalam pelukannya.

Ya Tuhan..
Terimakasih untuk kebahagiaan ini.
Betapa sangat Siwon bersyukur atas kebahagiaan yang melimpah kepadanya.

Meskipun jalan untuk menikahi Yoona masihlah sangat panjang, sekaligus terjal. Setidaknya dengan bersedianya Yoona menikah dengannya, memberinya kekuatan baru.

Senyum bahagia tepatri kuat-kuat diwajah mereka, sebelum lenyap dengan wajah takut penuh khawatir.

Ya, ketika ponsel Yoona berbunyi menandakan sebuah pesan dari Luhan.

~Yoona-ya, datanglah ke kampus cepat ! Yuri noona sangat marah mengetahui kau membolos, dia juga berencana membawamu ke Amerika nanti malam. Aku mohon cepatlah datang, sebelum Yuri noona menemukanmu bersama Siwon~

“Eottokhae oppa ?” Yoona panik ia bahkan ingin langsung menangis.

“Baby, kau harus tenang dulu.”

“Bagaimana aku bisa tenang, oppaaaaa !” Yoona berteriak ketakutan. Tangannya bergetar ketika memakai branya.

Siwon segera membantu Yoona memakai branya. Tangannya lalu menangkup wajah Yoona.

“Dengar baby, bukankah aku sudah menyuruhmu untuk percaya kepadaku ! Aku berjanji tidak akan melepaskamu, aku akan melamarmu didepan Yuri dan Tiffany. Jika perlu aku akan bersujud didepan mereka untuk merestui kita.”

“Oppa..” Yoona terharu, ia menghambur ketubuh Siwon.

Oh dear..
Cinta Siwon sungguh lebih besar dibanding dengan yang ia kira.

“Stt.. Ayo pakai bajumu ! Kita bertemu ke dua eonnimu sekarang!”

.

Gugup, takut, khawatir menyerang Yoona dan Siwon. Yoona terlihat paling ketara.

Tangan Siwon menggenggam erat tangan dingin Yoona.

“Siwon oppa..”

“Sttt.. Gwaenchana baby..”

Mereka sudah berada dihalaman rumah Yoona. Karena Yoona meminta Yuri dan Tiffany menunggu saja dirumah.

“Siwon oppa berhenti !”

“Wae ?”

“Siwon oppa pulanglah, ini bukan waktu yang tepat untuk bertemu Yuri eonni. Ku mohon Siwon oppa percayalah kepadaku, aku akan berbicara terlebih dulu kepada Yuri eonni, baru setelah itu oppa.”

“Arraseo, jika terjadi sesuatu cepat hubungi aku, mengerti !”

“Kapan aku tidak mengerti oppa..”

“Masuklah..” Siwon mengacak rambut yeojanya gemas.

Setidaknya kelakukan sederhana itu bisa mengurangi kekhawatiran mereka.

*

*

Langkah Yoona teramat pelan, ia seperti berjalan menuju kandang singa. Perasaan gugup penuh ketakutan semakin membuat setiap langkah kakinya terasa berat.

Mau tidak mau, siap tidak siap ia terus menyeret kedua kakinya menuju rumahnya. Ia bahkan sedang tidak berlari, tapi kenapa nafasnya memburu dengan keringat dingin serta jantung yang seolah-olah ingin meledak.

Satu langkah kakinya, satu umpatan kebodohan ia tunjukkan untuk dirinya sendiri !

“Kau memang bodoh Im Yoona ! Sekarang lihatlah kau seperti akan disidang mati !”

Begitu untuk langkah demi langkah kakinya.

“Surga tlah kau nikmati dan sekarang nikmatilah nerakamu !”

Oh tentu Yoona sangat hafal betul bagaimana mengerikannya ketika Yuri marah. Ia mengingat benar bahwa Yuri paling benci dibohongi.

Ditambah pesan dari Luhan yang mengatakan ia akan dibawa Yuri ke Amerika. Tentu berjauhan dengan Siwon, hidup tanpa adanya Siwon disisinya sama saja ia hidup dalam neraka.

“Yoona, tenangkan dirimu. Dan minta maaflah, Eonnimu pasti akan memaafkanmu.” hiburnya.

Ketika Yoona benar-benar memasuki rumahnya. Ia disambut dengan beberapa mimik muka dari orang-orang yang disana.

Tunggu orang-orang ? Jadi bukan hanya ada Yuri dan Tiffany ? Benar ! Luhan dan Krystal hadir disana.

Luhan menatapnya penuh khawatir, takut dan juga menangkan. Krystal hanya menunjukkan raut kesal juga sedih, kesal karena sahabatnya itu sangat ceroboh. Lihat karena kecerobohannya itu sekarang mereka terancam berpisah. Jujur saja Krystal sudah terlalu nyaman bersama Yoona, bagaimana bisa jika ia harus berjauhan dengan sahabatnya itu.

Lalu Tiffany, ia satu-satunya disana yang menyambut adik manisnya dengan senyuman tipis. Matanya tidak melengkung membuat bulan sabit. Yang ada matanya menyimpan kekecewaan.

Rasanya Yoona seperti dihantam pukulan keras pada dadanya, hingga sesak itu membuatnya terasa sekarat. Ia sadar ia sudah menumbuhkan kekecewaan kepada diri kedua eonninya.

Apalagi ketika matanya bertemu pandang dengan mata Yuri, rasanya Yoona ingin menangis saat itu juga. Ada kekecewaan sangat besar danΒ  terlukai dalam mata Yuri. Tak ada senyum kehangatan, yang ada hanyalah wajah dingin.

“Yuri eonni..”lirih Yoona, matanya sudah memerah siap menumpahkan airmatanya.

“Mendekatlah Yoong.”ujar Yuri dingin.

“Mianhae eonni, aku sudah membuat kalian kecewa.” Yoona langsung meminta maaf ketika sudah duduk didepan Yuri.

“Mianhae, sungguh maafkan aku eonni. Aku tahu eonni sangat marah sekarang.. Tapi, ku mohon maafkan aku.” Yoona langsung tertunduk setelah bertatapan cukup lama dengan Yuri.

“Apa kampusmu sudah pindah?” Yoona menegang mendengar pertanyaan Yuri.

“Apa membohongi kedua eonnimu sekarang keahlianmu ?” airmata Yoona mengalir begitu saja.

“Apa menghabiskan waktu bersama kekasihmu itu lebih penting dari belajar ?”

“Kenapa hanya diam ! Jawab eonni!”teriak Yuri akhirnya.

“Yul-..”

“Tiffany diamlah ! Kau tidak perlu membelanya !” semua yang ada disana sama-sama menegang. Dan Yoona lebih parah dari mereka.

“Yoona.. Apa ini caramu menghukumku ? Kau tahu aku selalu merindukan adik manisku yang tidak pernah berani membohongi eonniya. Aku selalu merindukan adik manisku yang masih polos. Aku mengerti seiring bertambahnya usiamu kau pasti tambah dewasa, tapi aku tidak pernah berpikir kau akan sejauh ini.”

“Katakan apa yang kau lakukan bersama kekasihmu selama ini ! Yang ku dengar kau bertemu dengannya disebuah bar. Aku harap kekasihmu bukanlah seorang hidung belang !”

“Katakan kepada eonni bahwa selama kau menjadi penari bar, kau tidak pernah berbuat lebih ! Kau hanya berkencan dengan mereka semua tanpa berbuat jauh ! Katakan itu Yoona, jebal !”

“Eonni aku tak semurahan apa yang eonni pikir tentangku ?”

“Memang apa yang eonni pikirkan tentangmu ? Apa yang dipikirkan eonninya disaat melihat ada tanda kissmark pada leher adiknya, bibir membengkak, baju berubah dan tahu selama mereka berpisah adiknya tinggal satu atap bersama kekasihnya !”

“Demi Tuhan Yoona.. Eonni sangat kecewa kepadamu.. Tapi, ku mohon Yoona sekecewanya eonni saat ini, eonni masih berharap kau hanya bercumbu bukan bercinta ! Katakan kau hanya bercumbu Yoona, jebal !” airmata Yuri ikut mengalir.

“Mianhae..” Yoona hanya bisa menjawab itu.

Dan Yuri tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kenyataan ini lebih kejam dibanding perpisahannya dengan Yoona.

“Yoo-na.. k-kau.. Kkau..”

“Hikss eonni mianhae..”Yoona bersimpuh dihadapan Yuri, menggenggam tangan eonninya. Seketika tangisnya pecah begitu Yuri tidak merespon genggamannya.

Tiffany dan Krystal ikut serta menangis dalam diam. Sedangkan Luhan sekuat tenaga menahan tangisnya.

“Tiffany katakan telingaku salah mendengar ! Katakan kenyataan ini hanya lelucon ! Bagaimana bisa Yoona..”

“Eonni mianhae.. Maafkan Yoona..”

“Yul, mungkin itulah yang sudah terjadi. Kita bisa apa selain memaafkan ! Aku tahu kau sama kecewanya denganku, aku juga sama sepertimu merasa gagal menjaga Yoona.. Aku sama terlukanya dengan kenyataan ini Yul.. Tapi, aku bisa berbuat apa ? Mau bagaimanapun Yoona tetap satu-satunya adik kita..”

“TIDAK ! AKU TIDAK BISA MENERIMANYA !” Yuri berdiri membuat Yoona tersimpuh dilantai.

“Yul, tenangkan dirimu dulu!”

“Bagaimana aku bisa tenang Tiffany ! Dia bukan adik kita !”

“Yuri eonni aku tetap adikmu eonni. Ku mohon jangan katakan itu !” Yoona berlutut dihadapan Yuri, memegang kedua tangan Yuri.

“Adikku tidak semurahan itu !”

“Hiks.. Ampuni aku eonni, jebal !”Yoona menangis sekencang-kencangnya. Bukannya Yuri tak merasa sedih, ia bahkan sekuat tenaga menahan airmatanya.

“Lepaskan aku Im Yoona !”

Deg !
Ini pertama kalinya Yuri menyebut Yoona dengan marga Im, marga dari ibu kandung Yoona. Apa benar Yuri tak lagi mengakui Yoona sebagai adiknya lagi ? Sekecewa itukah..?

“Yul-..” lirih Tiffany.

“Kau bukan Kwon Yoona adik manisku selama ini. Adik macam apa dirimu sampai melukai eonni-nya sedalam ini?”

“Hiks.. Yuri eonni-ya aku adikmu eonni. Aku tetap Kwon Yoona eonni, jebal eonni jangan memanggilku seperti itu. Mau menggunakan marga siapa, kenyataan aku tetap adikmu eonni.. Aku Yoona adikmu eonni..hikss..” dengan derai airmata Yoona terus meracau sambil memeluk erat kaki Yuri.

“Tapi Kwon Yoona tak akan berbuat semenjijikkan itu ! Lepaskan aku Yoona, kau tahu aku sangat marah sekarang ! Aku bisa mengu-..”

“TIDAK ! Ku mohon eonni.. Jangan katakan itu !” semakin kuat Yoona menangis, semakin kuat pula ia memeluk kaki Yuri.

“Yu-ri eo-nni,Β  ma-af.. Ma-afkan aku..” Satu tetes airmata milik Yuri akhirnya keluar. Ketika bahkan Yoona tersedak dengan isak tangisnya. Sesakit dan seterlukanya ia akan kekecewaan mengenai perilaku Yoona selama ini, tetap hati kecilnya tak akan setega itu membiarkan Yoona begitu saja.

Perlahan tangannya terulur membangunkan tubuh lemas Yoona. Ditangkupkannya kedua tangannya pada wajah pucat itu.

“Yoona, kau tahu saat ini rasanya aku ingin menamparmu. Kenapa Yoona , kenapa kau melakukan ini kepadaku ? Kau membuatku sangat buruk tak bisa menjagamu..”

“Ma-af..”

“Bunuh aku Yoona ! Bunuh aku saat ini juga ! Bagaimana aku akan mengatakan ini kepada Siwan oppa, bagaimana aku mempertanggungjawabkan ini kepada appa dan eomma. Kau tahu, selamanya aku berpikir kau adalah Kwon Yoona, satu-satunya adik manisku yang polos..”

“M-maaf..”

“Tapi, sekarang dimana aku bisa menemukan letak kepolosan itu. Kepolosan yang selalu membuatku bergerak untuk melindungi.. Yoona, tanpa kau ketahui kau telah menghancurkanku saat kau dengan sendiri menghancurkan kepolosan itu.”

“Maaf, untuk saat ini aku pikir aku tidak bisa melihatmu..” dengan begitu Yuri melepaskan tangannya. Yoona limbung seketika, beruntung ada Luhan yang menangkapnya.

Yoona tak lagi mampu bersuara, seluruh anggota tubuhnya seakan lumpuh secara mendadak.

“Yuri eonni tidakkah apa yang Yuri eonni lakukan ini keterlaluan? Terlepas dari semua yang sudah terjadi, Yoona tetaplah adikmu.” ujar Krystal akhirnya.

Yuri menoleh menatapnya dingin.

“Aku tahu tak seharusnya aku ikut campur dalam urusan keluarga Yuri eonni. Tapi, mengingat aku sahabatnya Yoona izinkanlah aku berbicara. Ini sungguh tak adil untuk Yoona, maksudku Yuri eonni sampai sejauh ini, tak ingin melihat Yoona. Bukankah itu sama saja Yuri eonni menginginkan Yoona pergi. Lupakah Yuri eonni tentang bagaimana sakitnya perpisahan kalian ? Aku tahu Yoona salah, aku tahu betul itu. Tapi, tetap Yuri eonni juga tak berhak menghakimi Yoona begitu saja, hakimi juga Siwon ! Jika bukan karena Siwon, Yoona tak akan sejauh ini !”

“Krys, apa yang kau katakan.. Kau sama saja menyalahkan Siwon oppa.” Yoona menyahut lirih.

“Bukankah kenyataannya seperti itu. Jika bukan karena Siwon, kau tidak akan pernah melakukan itu !”

“Siwon oppa tidak pernah memaksaku, Krys..”

“Kenapa kau terus membelanya disaat hubunganmu dengan eonnimu diujung tanduk ? Yoona kau terlalu buta dengan kekasihmu itu ! Lihat dimana dia sekarang ? Disaat seperti ini kenapa dia tidak ada ? Kenapa dia membiarkanmu bertanggungjawab sendiri?”

“Aku disini, Krystal !”

“Siwon oppa..”

“Choi Siwon..”

“Presdir Choi..”

Semua yang ada disana tidak ada yang bisa menyembunyikan raut terkejut atas kehadiran Siwon. Terlebih itu Yuri dan Tiffany.

Yuri dan Tiffany sudah dibuat penasaran semenjak Krystal membawa nama Siwon. Mereka langsung menerka apa Siwon yang disebut Krystal itu Siwon yang mereka kenal yang tak lain dan tak bukan adalah rekan kerjanya.

Bukankah kekasih Yoona yang ia tahu dari Sehun adalah seorang ahjussi ?

Sedangkan kehadiran Siwon disana, menjawab semua terkaan Yuri dan Tiffany. Jangan tanyakan bagaimana perasaan Yuri dan Tiffany.. Karena mereka sendiri pun sedang tersesat dengan kenyataan kali ini.

Orang yang sudah merenggut kesucian adik manisnya, menghancurkan kepolosan adik manisnya adalah rekan kerjanya yang sudah mereka anggap teman sendiri.

Lalu bagaimana perasaanmu jika semua itu terjadi kepadamu ???

Tbc

Akhirnya kita bertemu dipart 15..

Sebelumnya marhaban ya ramadhan.. Maafkan semua kesalahan saya yang entah disengaja ataupun tidak..

Ff kedua dibulan Ramadhan setelah yang pertama adalah ficlet crazy of you..

Siapa yang menunggu My Yeoja ??
Semoga dilain waktu tidak akan kapok ya untuk tetap menunggu ff ini.. Ff nya molornya tdk bisa dikondisikan, *plakkk..

Seharusnya post diwaktu ultah Yoona eonni, tapi karena tidak yakin jadi aku hapus+ganti bbrapa scane..

Mengenai little nc itu aku buat sebelum bulan puasa loh ya.. Hhehe

Dan untuk My Yeoja sepertinya ini ff End-nya akn lama.. Mohon maklum lah imajinasiku sudah terlanjur melalang buana, berharap readers kgk akn bosan dg ff ini ya.. Sampai end lah poko.e YoonWon, okay πŸ˜‰

Marhaban ya Ramadhan untuk semua penghuni wp ini.. Semoga puasa kita semua berkah.. Amin.

Paipai

XoXo

Advertisements

79 thoughts on “[FF] My Yeoja – 15

  1. ooh,ff ini akhirnya datang juga apa yoonwon setiap ketemu selalu main bener2 gak bisa nahan nafsu ya, semangat terus ya thor buat ff nya makin penasaran,
    yuri dan tiffany bener2,siwon oppa rekan dan temen mereka telah membuat adik kesayanganngannya kehilangan kepolosannya,tapi please unnie jangan pisahkan mereka bagaimana pun mereka punya cinta yang besar dan beri siwon oppa kesempatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ya,hehhee,berharap happy ending buat yoonwon ya

    Like

  2. Akhirnya bisa buka ff ini 😊😊😊dan ff yg di tunggu2 akhirnya datang, agak sedikit kecewa karena kurang panjang ceritanya hahha tp tetep kok seperti biasa keren banget, makin penasaran kalo yoona ketemu ny &tn choi nanti gimana reaksi ny, semoga yul dan tiff setuji ya kalo yoona sama siwon 😊☺️☺️☺️ Supaya enggak ada jalan terjal buat hubungan yoonwon.. Ditunggu part 16 nya ya nit

    Like

  3. Akhirnya bisa kebuka juga 😁 makasih thor buat pwnya, gimana nanti kalo ny dan tn choi ngeliat yoona secara bersama yaa? Apakah yuri dan tiffany bakal ngerestui yoona ma siwon? Makin penasaran nih 😁, next ya thor semangat buat ngelanjutinnya

    Like

  4. Wah makin seru aja nih ceritanya. Jadi gak sabar nunggu kelanjutannya dan gimana nasib hubungan yoona dan siwon. Trus gimana reaksi yoona pas ketemu sama ortu siwon. Pasti seru 😊

    Like

  5. Moment YoonWon-nya sweet, tpi yng lbih intimnya πŸ˜‚ Aku skip, maaf 😁
    Hmm,, ksihan sih sbnarnya wktu part Yoong dmarahin, tapi bgaimanapun jga klau aku jdi Yul mngkin akan mlakukan hal yang sama klau ini trjadi pda adikku *naudzubillahimindalik
    Karena Yoong sdah mrsak hrga drinya sndiri + mmberi aib k kluarga, dan Yul jga mngkin hnya emosi sesaat jdi yaa fine2 aja sih wktu Yul ngamuk. Mlah ini yng bkin seru dan feel-nya dpat, krena Yul mrah brarti sngat mnyayangi Yoong..
    Hnya brharap YulTif mmberi restu, mreka udah tau dong skrang klau kkasihnya Yoong bkan ahjussi2 tua (Sehunnie ini gra2 kmu πŸ˜‚)
    Dtunggu moment brtmunya Yoong dngan kluarga Choi.
    Oke,, dtunggu aja klnjutannya!!
    FIGHTING!!!

    Like

  6. Sekali coba langsung bisa kebuka…πŸ˜ƒ
    akhirnya dipost juga setelah sekian lama…
    kasian sama yoona yang dimarahin habis2san sama yuri…
    apa yang akan terjadi ya setelah kemunculan siwon disana…
    juga ga sabar gmn ntar reaksi yoona saat lihat orang tuanya siwon…
    selanjutnya yuri jg harus bisa nerima hubungan yoonwon…πŸ˜„
    next thor…ditunggu banget kelanjutannya…
    fighting πŸ˜‰

    Like

  7. Akhirnya kesalahpahaman itu berakhir juga … Jadi lega rasanya. Wonppa, kau datang disaat yang tepat. Waah … aku makin gak sabar nunggu part selanjutnya … Semoga post nya (lebih) cepat … hehehe
    Daebbak author-nim ^_^

    Like

  8. Sorry saeng bru bisa ninggalin jejak sekarang.dan serius ini ff perlu dikondisikan saking kerennya.Feelnya dpt,typo hmpir bersih ya,kompliknya bkin readers emosional pokoknya crtanya hidup dah.
    Dan jebakannya gila aja,dari awl bca udah yakin bngt lw kesalahapahaman antar tuan nd ny.Choi akn brakhir dipart ini krna Siwon bkl bwa Yoona krumahnya,tpi trnyata oh trnyata konplik yg lbh serius datang.tpi lbh baik yg ini dulu diselesaikan krna ini serius sdngkn tuan nd ny.choi kslahphmn kcil.Tadinya dipkir Siwon bnrn plang nurutin mau Yoona tpi trnyata dia dtng diwktu yg tpat***pkoknya bnyk mleset dri prkiraan unnie***jdi tmbh pnsran dech sma crta slnjutnya.Terkadang mulut pdas krystal itu ada gunanya jga ya,sifatnya yg ceplas ceplos bkin maslahnya gk tmbh runyam.
    Oke saeng next partnya ditunggu ya,,fighting.

    Like

  9. Berhasil membobol kode, lalu dihebohkan dengan pertengkaran kwon family dan choi siwon, uhh gak sabar buat kelanjutannya, duh pengen nya ya yoona jangan dihakimin dong ama yuri, kasian yoongie 😣 ayo siwon oppa bantuin jelasin biar clear.. hwaiting

    Like

  10. hwaiting motto buat nebak pw, akhirnya kebuka juga.
    tapi masih penasaran sama pw part 14 belum bisa kebuka.
    sempet sedih pas baca part nya yuri yang berantem sama yoona tapi langsung seneng pas baca moment sweet yoonwon ah paling suka deh.

    Like

  11. Huaaahhh…

    Lega sekali, akhirnya yuri dan tiffany tahu bahwa kekasih yoona itu siwon dan bukan ahjussi yeayy…

    Perkataan yuri saat marah buat sakit hati sekali, semoga tetap baik2 saja dan tidak jadi membawa yoona ke amerika

    Dannn… Para eonninya yoona maafkanlah siwon dan yoona… Mereka akan menikah kokk

    Di tu nggu next chapnya !!

    Like

  12. Ending nya mantap bgt sih pas deh tambah penassran aj nih mah ff in, sebenernya yg paling pas buat dislahin itu oh sehun yg bikin yuri fani salah psham ttg ahjussi itu, tp asli seru bsnget giman nih reaksi yuri setelsh tau ahjussi yg dimaksud siwon bakal marah kesiwon stau mulai merestui hub meteka, semogA yoonwon dpt restu yuri, dunia mereka sempit kelg mereka msh saling kenal ya , lanjut thor semoga gak tetlalu lamamya. Semangat terus nulis

    Like

  13. gak sabar nunggu yoona bisa makan malem sama keluarganya siwon,,hoho reaksi ortunya siwon gimana ya begitu tau calon mantu yang mereka inginkan adalah satu orang wkwkwk wah…yoonwon bener2 maksimalin pertemuan mereka ya,,,hoho nah lho, gegara itu yuri jadi marah sama yoona >< moga aja siwon bisa jelasin itu semua dan ngelamar yoona didepan kedua eonni nya,,,

    Like

  14. Adegan yoona sma Yuri bkin sedih ya ada bner jga s Yuri kecewa Karena yoona udah gak polos lagi tapi jangan sampe Yuri gak ngakuin yoona sbgai adiknya dg kasian yoona nya kan .hehe
    Keren lu nit awalnya gemes tengahnya hot akhirnya bkin penasaran .haha
    Fighting Nita :))

    Like

  15. Masih bikin ketawa ayah dan ibu siwon ngerebutin orang yg sama buat jadi menantunya (yoona)…. Hanya demi bertemu siwon yoona sampai harus bohong dan berakhir pertengkaran sm kakanya πŸ˜₯ tapi dengan kemunculan choi siwon akankah merubah semuanya…..

    Like

  16. ya ampun yoona ksian bnget sih di marahin sma yuri, untung aja siwon gk bener2 pergi dan datang disaat yg tepat.

    Akhirnya siwon ktemu jga sma keluarga nya yoona walaupun dalam suasana yg gk baik.
    Semoga yultif bsa ngerestuin hubungan yoonwon.
    Reaksinya orang tua siwon gimna yah nanti pas ktemu yoona?

    Like

  17. Wah di part ini bener bener menegangkan
    Semua pikiran bisa diambil dari segi manapun..
    Baik dari segi yoona, yuri, tiffany, siwon, luhan maupun krystal…
    Tapi aku sedikit merasa lega krna yuri sma tiffany sudah mulai tau kalo kekasih yoona itu siwon temen bisnisnya..
    Tpi aku masih ragu sma reaksi mereka…
    Semoga dewi fortuna berpihak pada yoonwon

    Like

  18. ckckck…..
    hadech greget, menegangkan and mendebarkan baca part ini. nano nano rasanya
    huft~~
    ampe deg degan., kasihan yoona!

    Like

  19. tebakΒ² pw akhirnya kebuka gemboknya hahah..
    haduh campur aduk perasaan saya baca ini part..
    gak bisa bayangin ekspresinya umma&appa.x wonpa pas makan malam nanti ;D..
    aduh degΒ²an yoonwon lagi bermain haduh (kalo baca gitu dosa/ndk ya??):D
    kasihan yoonyultif persaannya sakit semua dgn kenyataan yg sprti itu tp apa boleh buat udah kejadian lagian wonpa jg mau/berkeingginan tanggung jwb πŸ™‚ semoga masih diberi kesempatn …
    ijin baca next part unnie πŸ™‚ Fighting !!! πŸ™‚

    Like

  20. akhirnya bisa juga baca part ini….. paling senang kalau udah berhubungan sama keluarganya siwon. soalnya masih ada kesalahpahaman yang belum diketahui hehehe. makin penasaran sama kelanjutannya. author/admin fighting

    Like

  21. Akhirnya semua kebongkar juga
    Gila gw ampe deg2an bacanya
    Kakak mana yg ga kecewa saat adik satu2nya yg sangat disayang malah berbohong,gw ngerti perasaan yuri n fany tp ya gimana klo udah cinta semuanya pasti bakal dilakuin

    Like

  22. Makasiiih yaa ka Bertha udah buka protekk part 15 nyaaa yeaayy akhirnya bisa baca hehe.
    Awalnya bingung kok yoona udh ada di apatement aja ternyata bolos kuliah toh ckck tapi ketemu camer lagi tapi yee. Siwon saking kangennya udah ke ubun ubun cyyyn malah berbuat.
    Yuri unnie pliss jangan marah dong sama rusa imut adik manis kesayangan, kan baru ketemu masa marahan lagi 😦 bener tuh kata baby jung. Uri yoona semangat 😦

    Like

  23. Okay mungkin yuri dan tiff bisa bernafas lega saat tau kekasih adiknya si siwon bukan ajushi tapi tetep saja siwom telah membuat yoona yg polos hilang sepertinya yuri akan tetep marah

    Like

  24. akhirnya siwon datang jga, tpi tetep aja kayaknya yuri masih blm bisa nerima klo hubungan yoonwon sudah trlalu jauh (dlm arti yah taulah) hehe, tpi smoga aja yuri bisa brubah pikiran

    Like

  25. Aigo, yul eonni gtu bgt sih sma yoong eonni, krystal jga enth knp aku gk suka krystal slhin siwon oppa, aduh greget lihat reaksi yultif eonni soal wonppa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s