[FF] Sorry (The Truth) – 7

Sorry 1

              SORRY (The Truth) VII

Main Cast:
Im Yoona
Choi Siwon
Oh Sehun

Other Cast:
Kwon Yuri
Tiffany Hwang
Park Bo Goum
U-Know Yunho

Genre:?????

Author: Pitri Lupy

Happy Reading….

……

   Hari pertunangan Yoona dan Sehun akan terjadi esok hari. Tapi Yoona,ia masih sama seperti sebelumnya hanya memamerkan senyum dan kebahagiaan palsunya di depan sang kakak dan Sehun. Hati yang Yoona coba buka kembali untuk menerima Sehun terasa sangat sulit ia lakukan. Dan kini ia di tempat yang sama dan di situasi yang sama berurai air mata menumpahkan segala kegundahan hatinya dalam sebuah buku yang sudah ia tulis saat ingatan tentang dirinya kembali.
“Semua telah ku curahkan padamu tapi mengapa hati  ini tetap sama seperti ini bisakah kau memberiku ketenangan saat semua telah kucurahkan padamu?”
Yoona seperti orang gila berbicara pada buku di hadapannya dengan air mata yang masih tetap mengalir di pipinya.
“Kuharap kau akan mengerti…….Siwon.”

   Tak berbeda jauh dengan Yoona,Siwon kini sedang terduduk melamun memandangi sebuah undangan yang ia terima beberapa jam lalu dan betapa hancurnya ia saat membuka dan melihat bahwa Yoona akan bertunangan dengan pria lain yang ia yakini orang itu yang ia lihat saat Yuri keluar dari kantor polisi.
“Apa benar seperti ini kisah kita berakhir Yoona-a? Kenapa rasanya baru kemarin kita bertemu dan saling mencintai Yoona-a tapi kini?”
Tok….Tokk..
Pintu ruang Siwon pun terbuka memperlihatkan sang sekertaris yang masuk membawa beberapa berkas di tangannya.Saat di depan Siwon ia langsung meletakan berkas di tangannya ke meja di hadapan Siwon.
“Maaf Presdir ini ada berkas yang harus anda lihat dan tandatangani.”
Siwon masih terdiam yang membuat sang sekertaris bingung melihatnya tapi ia sedikit yakin bahwa ini ada hubungannya dengan mantan isteri Presdirnya itu karena saat ia mengetahui jika sang Presdir telah bercerai sikap Presdirnya itu jadi sangat berubah dari sebelumnya.
“Presdir?”
Siwon akhirnya sadar saat sang Sekertaris memanggilnya lagi.
“Oh maaf Sekertaris Kim ada apa?”
“Tidak saya hanya mengantar berkas untuk anda lihat dan tandatangani saja.”
“Oh terimakasih Sekertaris Kim.”
“Ya kalau begitu saya permisi dulu Presdir.”
Sesaat ia berbalik tapi langsung terhenti saat sang Presdir bertanya padanya.
“Noona apakah dia benar benar melupakanku?”
Sang Sekertaris yang bernama Kim Taeyeon yang merupakan sepupu dari Siwon. Ia sedikit tahu cerita cinta antara Siwon dan Yoona. Dan ia sendiri telah menerima undangan antara Yoona dan Sehun.
Dengan perlahan ia berbalik dan duduk di sofa yang berada di ruang kerja Siwon.
“Siwon-a Noona yakin ada alasan mengapa Yoona menerima pertunangan itu,karena selama ini yang Noona lihat ia juga sangat mencintaimu dan sebenarnya Noona pernah bertanya langsung pada Yoona.”
Siwon yang sedang duduk itu terlihat sedikit terkejut.

FLASHBACK…

.
.
.
.
.

Siang hari yang terlihat sedikit mendung Yoona duduk di kursi sebuah cafe menunggu seseorang. Tak lama orang yang di tunggu pun datang yang langsung dduduk di depan Yoona dia adalah Taeyeon.
“Maaf Yoona-a oenni sedikit telat tadi ada rapat dadakan.”
“Tidak apa apa oenni lagian aku juga baru datang dan ah…oenni mau pesan apa?”
“Hot Chocotale sepertinya cocok.”
Yoona pun memesankan pesanan taeyeon.
“Oh ya apa yang mau oenni bicarakan?”
“Maaf Yoona-a tapi ini ada hubungannya dengan Siwon.”
Setelah mendengar nama Siwon,Yoona langsung terdiam seketika karena walaupun ia telah memperkirakan hal ini tapi entah kenapa hatinya tetap memikirkan hal lain hingga ia berani datang ke tempat ini.
“Oenni tau kalian telah berpisah tapi dari yang oenni lihat kalian masih saling mencintai bukan?”
“oenni….”
Tiba tiba Handphone Yoona berdering menghentikan perkataan Yoona.
“Yoboseyeo?……ne…..ani…..aku akan segera kesana….gwencana aku akan pakai taxi…oh.”
Percakapan Yoona dengan entah siapa membuat Taeyeon penasaran karena yang ia lihat ekspresi Yoona berubah setelah menutup telpon itu walaupun ia terlihat mencoba menaturalkan ekspresi wajahnya lagi.
“Oh oenni mianhae aku harus pergi sekarang ada urusan sedikit di luar.”
“Oh arraso tapi oenni harap kapan kapan kita bisa bertemu lagi seperti sekarang Yoona-a.”
Sebuah senyum kecil terbentuk di bibir Yoona karena ia juga tak yakin bisa seperti ini lagi nantinya.
“Ne oenni kalau begitu aku pergi dulu.”
Yoona pun melangkah pergi setelah berpamitan dengan Taeyeon.
“Kenapa kau tak mau memperjuangkan cinta kalian Yoona-a?”
.
.
.
.
.
.
Flasback off

    Duduk melamun dengan pandangan menerawang jauh ke depan itulah yang sekiranya Yoona lakukan saat ini di taman samping rumahnya. Entah apa yang ia pikirkan hingga ia tak menyadari kedatangan Yuri di belakangnya.Dan Yuri pun tak mencoba memanggil Yoona setidaknya menyadarkan sang adik dari lamunanya. Yuri sering mendapati Yoona melamun di dalam kamarnya bahkan sampai Yoona tak menyadari saat itu ia masuk dan selalu mengintipnya.
Kini entah keberapa kali Yuri mendapati Yoona melamun tapi Yuri merasakan ada hal yang berbeda dengan Yoona. Beberapa menit setelahnya Yuri yang masih di belakang Yoona mendengar suara isakan kecil yang keluar dari bibir Yoona tapi ia tetap diam hingga mungkin setengah jam Yoona mulai kembali tenang. Karena tak tahan Yuri pun memanggil Yoona.
“Yoona-a.”
Mendengar panggilan itu membuat Yoona menoleh dan dengan cepat menghapus air matanya.
“Oh oenni ada apa? Apa oenni sudah dari tadi?”
Yoona berjalan mendekat ke arah Yuri.
” Tidak oenni baru kesini,oenni cuma mau mengajak makan siang karena oenni lihat tadi pagi kamu cuman sarapan sedikit.Kajja Yoona-a kita keluar mencari makanan enak hum?”
Yoona mencoba memberikan senyuman yang terihat natural kepada sang kakak karena ia tak ingin sang kakak khawatir padanya.
“Tentu oenni ,kajja.”
Keduanya pun kini telah sampai di sebuah Departement Store terkenal di daerah Gangnam.
“Kenapa kita malah kesini oenni?”
Wajah Yoona terlihat bingung karena yang ia tahu sang kakak tidak terlalu menyukai tempat yang sangat ramai seperti sekarang ini.
“Tidak oenni hanya ingin jalan jalan saja oenni bosan di rumah jadi tidak apa apakan sekali sekali kita bersama kesini?”
“Ne tentu saja oenni.”
Mereka berdua berkeliling dan beberapa kali berhenti di stand stand makanan ringan untuk sekedar menganjal perut keduanya. Keduanya larut dalam keceriaan dan kebersamaan yang mereka ciptakan.
“Huh oenni kita istirahat dulu disana ya?”
Setelah sekian lama berkeliling Yoona merasa kelelahan dan meminta untuk istirahat.
“tentu. Kajja.”

Kini Yoona dan Yuri duduk sambil bercanda di sebuah cafe tapi tiba tiba tatapan Yoona terhenti menatap lurus kedepan dan itu membuat Yuri menyadari dan ikut melihat ke arah tatapan Yoona dan di sana di sebuah toko jam tangan Yuri melihat seorang pria yang ia yakini adalah Siwon bercanda tawa dengan seorang wanita yang ia tak kenali. Melihat hal itu membuat Yuri kembali menyadari bahwa sang adik masih mencintai Siwon.
“Apakah pertunangan ini adalah jalan yang salah Yoona-a?” ucap Yuri dalam hati.
“Yoona-a?”
Mendengar panggilan itu membuat Yoona tersadar dari lamunanya.
“Oh oenni ada apa?”
“Gwenchana?”
“Huh?”
Yoona terlihat bingung dengan ucapan kakak nya yang sedikit aneh menurutnya.
“Apa kau masih mencintai nya Yoona-a?”
“Huh Nu nugu?”
“Pria yang kau perhatikan beberapa menit lalu?”
“Huh?”
Keterkejutan terlihat jelas di wajah Yoona Karena ia tak menyangka jika kakak nya juga melihat apa yang ia lihat beberapa menit lalu.
“Ma maksud Oenni?”
“Choi Siwon.”
“A a aniya eon ni aku tak mencintainya sungguh.”
Yoona mencoba meyakinkan sang kakak walupun ia tahu itu tak akan berhasil karena seberapa kerasnya pun ia mencoba meyakinkan sang kakak.
“Sungguh Yoona-a?”
“O Oh tentu.”
Dan benar seperti yang Yoona kira,Yuri mengetahui jika adik nya itu sedang berbohong padanya.
“Mianhae Yoona-a.”
“Oe Oenni wa waeyo? Uljima oh?”
Yuri menitikan air matanya karena keinginanya Yoona menjadi seperti sekarang.
Dan Yoona ia kaget melihat kakak nya tercinta meminta maaf padanya dan menangis, dan hal ini sangat tak ingin Yoona lihat karena ia yakin jika air mata itu keluar karena nya.
“Oenni mian oh mianhae ini ini semua salahku oh?”
Yoona yang tak tahanpun ikut meneteskan air matanya.
“Ani Yoona-a ini salah oenni,kehidupanmu menjadi seperti ini karena oenni andai saja waktu itu oenni pergi selama lamanya kau tak akan seperti ini.”
Keduanya kini berderai air mata saling memeluk dan mengeluarkan isi hati mereka.
“Oen oenni jangan jangan bicara seperti itu ,jika oenni pergi siapa yang akan memperhatikanku dan ini semua kulakukan atas keinginanku tak ada paksaan oenni-a …jebal oenni berhenti menyalahkan dirimu sendiri oh?”
Tiba tiba Yuri melepas pelukan mereka dan menyeka air matanya dan air mata Yoona dan menatap wajah Yoona lekat.
“Yoona-a pergilah.”
“Odi?”
“Kejarlah dia Yoona-a,kejarlah kebahagianmu Yoona-a Oenni tak akan memaksamu lagi jadi cepatlah kejar dia oh?”
Yoona terdiam bingung atas ucapan Yuri yang kini sedang tersenyum di hadapannya.
“Oenni aku bahagia tanpanya asal ada oenni bersamaku oh jadi jangan paksa aku jebal,”
“Ani ani Yoona-a pergilah temui dia dan katakan kau mencintainya dan ingin kembali padanya oenni tak akn melarangmu lagi karena oenni sadar kebahagiaanmu sesungguhnya ada padanya. Dan ingat ini Yoona-a oenni tak akan pernah pergi kemanapun ataupun meninggalkanmu oh jika kau mau memenuhi keinginan oenni oh?”
Air mata Yoona pun kembli turun dan dengan segera memeluk tubuh Yuri erat.
“Mianhae Oenni-a dan juga gomawo jongmal gomawo.”
“Uljima oh lihatlah matamu jadi bengkak gara gara menangis dari tadi dan itu terlihat menakutkan Yoona-a.”
Yuri mengusap kembali air mata Yoona dengan di hiasi senyumannya.
“Sudah sekarang telpon dia dan tanyakan ia sedang dimana oh?”
“Tapi oenni  tadi dia…..”
“Bersama kekasihnya?”
Mendengar ucapan Yuri membuat Yoona hanya menganggukan kepalanya.
“Aigoo Yoona-a percayalah pada oenni Yoona-a mereka tidak ada hubungan apapun oh?”
Dengan kegugupannya Yoona mendial nomer Siwon yang masih ada di handphonenya,Yoona harap nomer itu masih aktif. Yoona terus menunggu hingga detik kelima akhirnya sambungan telpon itu terangkat.
“Yob yobseo?”
“…….”
“N ne aku Yoona.”
“……”
“Oh an ani emmm jigeum odil?”
“……”
“Oh hanya….”
“……”
“O oh annyong.”
Yoona pun menutup telponnya dengan wajah meronanya.
“otte?”
“Di dia ada di lobby depan mengantar sepupunya.”
“Jadi wanita tadi sepupunya?”
“Mu mungkin.”
“Jadi sekarang pergi lah temui dia!”
Yuri tersenyum tulus memegang tangan Yoona dan mengusapnya.
“Tapi bagaimana denganmu oenni?”
Kekhawatiran jelas tergambar di wajh Yoona karena tadi saat dia dan kakak nya itu kemari menggunakan taxi dan tak ada orang rumah yang tau termasuk Tiffany.
“Tenang saja Yoona-a oenni sudah mengirim pesan pada Tiffany untuk menjemput oenni disini jadi kau tak usah khawatir oh?”
“Oh arraso.”
Dengan berat hati Yoona pun pergi dari cafe itu menuju tempat Siwon berada.

Disisi lain seorang pria berjas hitam terlihat sedang mengintai pergerakan seseorang setelah mendengar percakapan telpon orang itu yang telah ia sadap.
“Tak butuh orang lain yang akan membereskan kalian karena aku sendiri yang akan melakukannya.”
Senyum jahat itu terlihat di wajah orang itu menatap lurus objek di depannya.

Tak lama Yoona pun tiba di lobby depan dengan hanya tinggal Siwon disana. Dengan kegugupan nya Yoona mulai melangkah mendekati Siwon.
“A annyong.”
Dengan sedikit keberaniaanya Yoona mencoba menyapa Siwon yang membuat Siwon terdiam mematung tak percaya dengan pendengarannya karena sejak mereka berpisah Yoona selalu menghindarinya.
“Oo oh A annyong.”
Yoona tersenyum mendengar jawaban Siwon dan langsung menjulurkan tangannya untuk bersalaman.
“Nan Kwon Yoona imnida.”(inget kan disini karakter Yoona itu adik Yuri jadi namanya jadi Kwon bukan Im oke?)
Siwon yang Mendengar Yoona menyebutkan namanya membuat Siwon semakin bingung dan terdiam bak patung.
“Nan Kwon Yoona imnida!”
Yoona sedikit meninggikan suaranya karena Siwon masih terdiam. Siwon akhirnya sadar dari kebingungannya dan menerima tangan Yoona dan berkenalan.
“O o oh Choi Siwon imnida.”
“Senang bertemu dengan anda Tuan Choi.”
“Yoona-a waegerae?”(?)
“Ayo kita mulai dari awal dari perkenalan oh?”
Siwon kebingungan mendengar kata kata Yoona mungkin kini otak Siwon yang biasanya pintar mendadak lemot melihat dan Mendengar Yoona di hadapannya.
“Yuri oenni  dia dia sudah berubah pikiran dia me mengizinkan kita.”
Yoona mengatakan itu dengan malu malu pada Siwon yang di tanggapi Siwon dengan ekspresi tak percayanya.
“Jinjja? I i ini bukan mimpikan Yoona-a oh? Co coba pukul kepalaku Yoona-a!”
Yoona dengan sigap bertindak membuktikan itu bukan mimpi Siwon tapi bukan memukul kepalanya tapi dengan mengecup kilat pipi Siwon. Setelahnya bukan hanya Siwon yang tak percaya ini nyata tapi juga Yoona,dirinya tak percaya jika ia bisa kembali pada laki laki di hadapannya saat ini. Dengan secepat itupun Siwon memeluk  tubuh Yoona dan memutarnya dengan iringan tawa keduanya.

Sementara itu sejak tadi Yuri melihat moment manis Yoona dan Siwon membuat nya tersenyum senang karena ia bisa melihat lagi tawa dan senyum indag sang adik. Tak lama suara handphone di sakunya membuat Yuri mengalihkan perhatiaanya dan itu ternyata Tiffany.
“Yobseo Fanny-ah?”
“……”
“Oh arraso aku akan segera kesana.”
Yuri pun menjalakan kursi rodanya ke tempat dimana Tiffany berada.
Saat Yuri akan ke tempat Tiffany tiba tiba penggerak otomatis kursi rodanya macet dan saat ia mencoba menggerakannya kembali tapi tetap tak bisa ,karena tak juga bisa bergerak ia langsung menelpon Tiffany.
“Permisi agassi?”
Saat menelpon seseorang menepuk pundak Yuri.
“Nona Kwon?”
“Tuan Choi?”
Sedikit keterkejutan tergambar di wajah keduanya.
“Biarkan saya membantu anda Nona.”
Yunho pun menunduk di sebelah kursi roda mencoba memperbaikinya walaupun ia sendiri tak yakin akan berhasil. Sementara Yuri melihat perilaku Yunho membuat jantungnya berdetak tak karuan.
Yunho yang sepertinya tak berhasil itu berdiri dengan menggaruk belakang kepalanya merasa malu.
“Eumm maaf Nona Kwon ini sepertinya harus di perbaiki oleh ahlinya hehe.”
Senyuman Yunho membuat Yuri terdiam terpesona tak menjawab perkataan Yunho yang membuat Yunho semakin tak karuan karena ia terus di tatap oleh Yuri.
“Nona Kwon??”
“Oh! Oh,gwencana mungkin aku akan menelpon Tiffany untuk kesini dan memapahku ke mobil. Terimakasih telah mencoba membantu Tuan Choi.”
Merasa tak enak dengan keadaan Yunho pun memikirkan jalan lainnya.
“Begini saja bagaimana kalau saya yang mengantar anda ke mobil anda karena saya yakin Nona Hwang nanti tak akan bisa karena dia juga seorang wanita.”
“Gwenchana Tuan Choi anda bisa kembali melanjutkan kegiatan anda.”
“Ayolah sebagai permintaan maaf saya hum?”
Yunho pun mencoba meyakinkan Yuri dengan sedikit membuat aegyo yang membuat Yuri tak enak menolak yang akhirnya Yunho pun menggendong Yuri di punggungnya.
Keduanya berjalan dalam keheningan dan entah kenapa perjalanan menuju mobil Yuri terasa jauh untuk keduanya hingga akhirnya mereka sampai tepat didepan mobil Yuri tapi anehnya tak ada Tiffany di dalamnya.
“Nona Hwang sepertinya tak ada di mobil.”
“Hum entahlah dia kemana mungkin dia sedang pergi ke toilet,eum Tuan Choi anda bisa turunkan saya kembali ke kursi roda saya.”
Ada rasa tak ingin di hati keduanya tapi dengan berat Yunho pun menurunkan Yuri untuk duduk di kursi rodanya kembali yang tadi telah di bawakan seorang security yang di mintai tolong Yunho.
“Terimaksih Tuan Choi,anda bisa kembali sekarang mungkin Tiffany tak lama lagi datang.”
“Apakah anda kurang nyaman di dekat saya Nona Kwon karena dari tadi anda terlihat tak ingin saya di sekitar anda?”
Ada nada bercanda dari perkataan Yunho tapi Yuri mersa hal itu serius membuat nya jadi gugup dan bingung karena ia tak bermaksud seperti itu karena menurutnya laki laki seperti Yunho pasti banyak memiliki urusan.
“Bu …Bukan begitu Tuan Choi ta tapi….”
“Hahaha tenanglah Nona Kwon saya hanya bercanda tapi bolehkah saya di sini menemani anda sampai Nona Hwang kembali?”
Perkataan Yunho itu berhasil membuat detak jantung Yuri kembali tak karuan dan membuat pipinya pun memerah.
“A apa tak merepotkan?”
“Tentu tidak asal anda bersedia saja otte?”
Dengan malu malu Yuri akhirnya menganggukan kepalanya dan membuat senyum indah Yunho tercipta.

Semuanya berjalan indah antara Siwon dan Yoona yang kini sedang dalam perjalanan pulang mengantar Yoona ke rumahnya dengan wajah ceria dan bahagia yang menyelimuti keduanya.
“Eumm O Oppa!”
Yoona dengan gugup kembali memanggil Siwon dengan sebutan ‘Oppa’.
“Oh waeyo?”
Siwon melirik sebentar ke arah Yoona karena sekarang dia sedang menyetir dan tak ingin kehilangan moment manis ini karena sesuatu yang tak di inginkannya.
“Ani.”
Yoona pun kembali menatap lurus merasa bingung harus berkata apa. Selang seberapa detik dering hp Siwon terdengar.
“Yoboseo?Yobseo?”
“…..”
“Nuguseo?”
“…..”
“Paman Ki Jun?”
“……”
“Apa yang paman inginkan sekarang huh?”
Suara Siwon berubah terdengar sedikit marah.
“…..”
“Jika itu yang paman ingin kan datanglah sendiri ke tempat dulu kita sering berkumpul keluarga saat kami masih kecil.”
Setelah itu Siwon langsung menutup telponnya dan dengan itu Yoona menenggokkan wajahnya dengan ekspresi penasaran. Siwon tahu akan hal itu karena entah kenapa dari dulu saat mereka bersama Yoona akan bertanya apa yang u bicarakan Siwon dengan siapapun orang yang menelponya.
“Tak ada apa apa Yoona percayalah,ini hanya masalah keluarga saja hum?”
Siwon mencoba meyakinkan Yoona dengan menggengam tangan Yoona yang berada di pangkuan Yoona dan di sertai senyum meyakinkannya.
“A arasso.”

“Tidak Siwon kau tak perlu datang kesana karena aku sendiri yang akan mengambilnya denfan senang hati.”

to be continue

Update semoga ada yang mau baca 1 \2 oranf karena baru bisa nulis lagi
dan maaf buat xoloveyoonwon yang di ganggu dan di buat susah buat post ff gaje ini.
SAD ENDING???????

Advertisements

26 thoughts on “[FF] Sorry (The Truth) – 7

  1. Autor ko tulisannya kacau gitu dan ada kata2 yang aneh gitu. tp gpp lah yg penting autor kembali lagi buat ff. udh kangenn. . syukurlah mereja bersama lagii yeeee. .. Happy end yaa autorr

    Like

  2. akhirnya yoonwon balikan lagi
    wah yuri ama yunho tuh
    penasaran nih ama lanjutannya tpi yoonwon jng dibikin sedih lgi ya thor hehe

    Like

  3. Yeayyyy finally update juga setelah sekian lama 🙂
    Dan lebih seneng nya lagi karna part ini yoonwon kembali bersama., semoga ajach ini awal baik untuk mereka
    Hmmmm kayaknya yuri bakal kembali berurusan dengan pria dari keluarga siwon bedanya kalau dulu karna dendam tapi sekarang kayaknya mengenai perasaan nich… cieeee,, cieee 😉
    Hmmm kira2 apa yg diinginkan pamannya siwon itu yach, jadi penasaran yach mudah – mudahan bukan sesuatu yg kembali membuat hubungan yoonwon rengang lagi

    Ditunggu update lanjutan nya
    Jangan lama – lama, pleaseee 😉

    Like

  4. Yeeeeaaahh,,,,yoonwon bersatu lagi ,,akhirnya,,,
    Aq jdi senyum2 sendiri pas moment yuri sama yunho,,,
    Kayaknya ada konflik baru lagi ya,,
    Penasaran,,!!!next thor,,,

    Like

  5. Udah mau ending nih kykx ya min jgn dibuat sad ending ya… akhirx yuri merestui jg hbungan yoonwon tpi gmn dgn sehun nih msa dia diem aja? Dtunggu lnjutanx ya min…

    Like

  6. sneng dech akhirnya yw dh baikan n balikan dh apalagi yg akan d rencanakan pamannya wonppa smoga gk mmbuat hbungan yw putus lgi n cie yuleon n yunho oppa mulai dekat kyaknya sama2 trtarik hehe

    Like

    1. akhirnya yuri merestui hubungan yoona dan siwon, jadi mereka bisa bersatu kembali..
      siapa yg mengintai dan menyadap telpon nya ? apa sehun atau paman nya siwon?

      Like

  7. Akhirnya yoona jujur juga sma perasaannya.. trus yuri juga sadar low yoonwon gax terpisahkan… tapi siapa yg mo jahatin mereka… happy e d dong jgan sad…

    Like

  8. Ya…jangan sad ending donk…klo baca yg sad ending berasa kecewa dan berasa ada yg kurang.siapa yg mengambil siapa?jadi parno baca part ini apa paman siwon msh dendam?lanjut…..

    Like

  9. akhirnya, mereka balikan lagi. semoga ini jadi awal yang membahagiakan buat yw. pwease, jangan sad ending dong. ditunggu next chap nya, hmmm gakabar nunggunya

    Like

  10. Baru juga balikan eh udah ada lagi masalahnya elah.
    Annyeong thor joy imnida, mian ini komen pertama di blog ini karna baru sekarang punya email. Di tunggu next nya

    Like

  11. Yoona harusnya kamu geplak aja pala siwon dicium dia keenakan tau..😅
    WAlaupun rasaanya masih empet ama yuri tapi tetep aja ga mau dia mati bersyukur ada yunho nah sekarang malah khawatir sama keselamatan siwonnya..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s