[OS] Don’t Make Me Jealous Again !?

 

jealous1
Title : Don’t Make Me Jealous Again !?

Author : Choi Zuazua/@choizuazua

Cast : Choi Siwon, Im Yoona

Poster : Berta Yoonwonited/@xoloveyoonwon

Typo berhamburan !

Jadilah readers yang pintar, baik hati dan tidak sombong πŸ˜€ ,

Hhehe para Siders situ bukan makhluk astral kan kalau datang dan pergi gak keliatan lol *becanda

Ada temanku seorang author, dia bercerita sedikit tentang pengalamannya sebagai author dan memutuskan buat tutup wp+hapus semua ff yg pernah dia post alasanya yaitu karena SIDERS.. ,
Mungkin menurut sebagian orang itu sangat disayangkan, termasuk aku salah satunya yg sangat menyayangkan itu.. Tp mengingat apa yg ada dibalik alasan itu , memang sedikit menyakitkan. Karena itu aku mulai berpikir, gak semua author itu masa bodoh tentang siders.

Dimana ada author, entah author handal atau abal-abalan disitu pasti ada ff, dimana ada ff sudah pasti ada readers, entah readers yg tahu diri atau gak tahu diri itu kembali pada pribadi masing-masing, mau jadi good readers atau silent readers itu juga pilihan masing-masing, tentu sebagai seorang author mengharapkan para readersnya menjadi good readers, setidaknya dg komentar yang ditinggalkan itu akan menjadi sebuah acuan dan cambuk author untuk tetap bersemangat melanjutkan ff-nya.. Membenahi, berusaha menyuguhkan karya yang bisa dinikmati para readersnya.. Setiap kali pengen hiatus, berhenti nulis, aku selalu ke-inget para good readers yg sudah setia ngikutin ff-ff yg aku buat dr awal, aku selalu merasa bersalah setiap kali gk bisa muasin good readers-ku, aku merasa bukan author yg baik.. Mianhaeyo πŸ™‚

Terimakasih banyak sudah menjadi bagian dalam setiap ff yang ku buat, tanpa good readers mungkin aku gak pernah bisa nulis sampai detik ini.. Gomawo πŸ™‚

Oh iya, kalian yang merasa SIDERS dimohon dengan penuh hangat tolong jangan muncul jika butuh pw doang, mungkin ini terdengar kasar tapi lebih baik gak usah chat aku, jika diawal bahas ff, ditengah minta pw dan pada akhirnya ngaku gak pernah komen alias siders, Rasanya kayak ada kecewa-kecewanya gitu 😦

Kalau gak percaya cobalah kalian jadi author dan post tulisanmu, lihat dan rasakan apa yang kalian dapat dari good readers&silent readers.

Well, cukup sekian dan terimakasih.. Maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan πŸ™‚

Happy reading..

**

Siwon menatap sinis majalah yang berada diatas mejanya. Memang tidak ada yang aneh dalam majalah tersebut. Di sampul utamanya terpajang wajah kekasihnya dengan pria lain. Tangan kosongnya terulur mengambil majalah tersebut, lalu meremasnya tanpa berperasaan.

Siwon bisa gila, jika kejadian 1 januari terulang kembali. Mulai muak dengan keadaan yang ada. Seharusnya dia tidak percaya dengan begitu mudah. Seharusnya jika dia tidak mengijinkannya, mungkin rasa sakit ini tidak akan pernah terjadi. Menyesalpun percuma, rasa jengkel dan kecewa barusaja mengores relung kalbu.

Mabuk, mungkin bukan pilihan buruk. Balas dendam, dia mulai mempertimbangkannya. Tapi, itu bukan gayanya. Aishh.. Sudahlah, hatinya terlanjur terluka. Akal sehatnya mulai tak waras. Meneguk wine-nya berulang-ulang, Barangkali akan sedikit membantu.

Seorang gadis tiba di Apartementnya. Gadis itu sungguh cantik dengan gaun pendek berwarna hitam yang sangat kontras dengan warna kulitnya, mempertontonkan lekukan tubuhnya. Terlihat sexy dan berisi. Apalagi paha mulus serta kaki jenjangnya, terlihat menggoda setiap tangan untuk menyentuh.

Shit !
Dia mulai mabuk !

Gadis itu duduk tepat disampingnya. Tanpa canggung menyilangkan kakinya dengan menawan. Siwon sempat menikmatinya sebentar sebeluma berpura-pura bodoh tak tertarik.

“SETELAH BERKENCAN DI BARCELONA, KALI INI IM YOONA TERLIHAT SEDANG BERKENCAN DI SALON BERSAMA LAWAN MAINNYA DI THE K2 JI CHANGWOOK !”

Gadis itu membaca headline majalah yang sudah lecek nan lusuh akibat remasan Siwon, begitu keras dan sangat mengganggu telinga Siwon.

Merasa terabaikan gadis itu tanpa ragu menuangkan wine pada gelas kosong Siwon. Lalu diminumnya dalam sekali teguk. Lewat ekor matanya dia tahu pria disampingnya itu tidak menyukai tindakan lancangnya barusan.

“Wae ? Kau tidak keberatan kan berbagi minuman dengan gadis cantik sepertiku ?” tanyanya santai membuat Siwon mendecih benci.

“Im Yoona.. Apa dia kekasihmu ?” tanya gadis itu sekali lagi tanpa takut akan tatapan garang Siwon.

“Itu bukan urusanmu !” Siwon menyahut sinis.

“Melihat reaksimu seperti ini aku pikir..Yoona memang kekasihmu.” ujar gadis itu sambil tersenyum puas. Merasa tlah mendapatkan jawaban benar.

“Apa pedulimu ?”

“Im Yoona.. Dia memang cantik, bahkan kecantikannya berada di level para dewi. Namun sayang dia sungguh bodoh, bila berselingkuh dibelakangmu.”

Yes ! Siwon tak lagi fokus dengan wine-nya. Gadis itu tersenyum menggoda, ketika Siwon menatapnya sengit.

“Aku benar ‘kan ?” Gadis penggoda itu dengan berani mengelus pipi Siwon.

Siwon hanya mengijinkan gadis itu mengelus pipinya sebentar, sebelum menepisnya kasar.

“Apa yang kau lakukan di Apartementku ?” tanyanya dingin. Membuat gadis itu tersenyum penuh arti. Tertantang untuk merobohkan benteng yang dibangun Siwon diantara mereka.

“Well, Pria tampan sepertimu tidak pantas sendirian.” senyuman memikat membuat Siwon muak jika hadir disaat seperti ini. Saat hatinya kacau karena Im Yoona.

“Cih, kau pikir aku peduli !” jawaban kasar Siwon hanya dibalas tawa remeh dari bibir gadis itu.

“Tapi aku tipikal gadis cantik yang sangat peduli terhadap orang lain, terlebih terhadap pria tampan sepertimu.” tanpa merasa takut, gadis itu dengan berani mengusap lembut paha Siwon bersamaan dengan kedipan menggodanya.

“Murahan !” umpat Siwon.

“Jangan mengumpatiku.. Karena aku super imut, tampan.” aegyo gadis itu keluar, Siwon berubah gila mendengarnya.

“Im Yoona semua ini salahmu !” teriaknya dalam hati.

“Siapa peduli ! Kau barusaja bertindak murahan !” geramnya. Jika orang lain akan sakit hati mendengarnya, tapi tidak untuk gadis itu. Yang ada dia semakin tertarik menggoda pria maskulin yangΒ  masih saja menatapnya nyalang.

“Tapi, aku sangat.. Sangat.. Sangat peduli sayangkuhhhh..” bisik gadis itu seduktif, dia bahkan tak segan sedikit mendesah. Otak Siwon berpikir lamban sampai gadis itu kini sudah berada dipangkuannya.

“Turun dari sini dan keluar dari apartementku ! Atau aku..” ucapan Siwon menggantung diudara saat nafasnya tercekat dalam tenggorakannya manakala jari lentik gadis itu bergerak sensual diarea lehernya. Pasokan udara tiba-tiba berhenti, hanya terhembus nafas gadis itu yang menerpa pori-pori wajahnya.

“Atau apa sayang ?” tatapan erotis gadis itu membuat Siwon semakin panas. Dia merasa sahabat kecilnya mulai terbangun. Ughhh.. Sialan dasar gadis penggoda, bahkan dengan sengajanya gadis itu sedikit menggeser pantatnya. Memberinya gesekan diarea pribadinya. Damn it ! Sahabat kecilnya kini tersiksa.

“Katakan sayang.. Atau apa, hemm ?” tuntut gadis itu seraya menjatuhkan kepalanya pada bahu Siwon. Nafas lembutnya menyapu leher Siwon.

“Uhhh.. aku men-ye-retmu !” sekuat tenaga Siwon menahan mati-matiaan siksaan ini.

“Jinjayo ? Kau yakin bisa menyeretku ?” gadis itu menarik kepalanya menatap Siwon remeh.

Siwon meliriknya sebentar. Dan gadis itu tak membuang kesempatan. Ditariknya wajah Siwon menghadap kearahnya. Terbakar gairah dalam tatapan tajam sirat akan gairah . Pandangan gadis itu turun, jatuh pada bibir tipis Siwon. Lekukan bibirnya sungguh menggoda, dia tidak bisa menarik diri.

“Maafkan aku, tapi aku yakin Yoona pasti menyukainya.” dengan begitu bibir gadis itu yang lekukan bibirnya tak kalah menggoda langsung mengulum bibir atas Siwon.

2 menit berlalu, gadis itu belum berhenti menghentikan gerakan bibirnya. Terlena akan ciuman sepihak yang membawanya ke pengujung gairah atas nikmat sari bibir Siwon. Menciumnya penuh sedalam yang dia bisa berupaya menuntut balasan setimpal.

“Haaahhh. Ayolah.. Apa kau tak berniat membalas Yoona ? ” desahnya kesal dalam napas terengahnya.

Siwon melihat gadis itu sedang menggigit bibir bawahnya. Bohong jika dia tidak menikmati ciuman sepihak gadis penggoda itu. Sebagai pria normal, dia mengakui cara gadis penggoda itu bergerak memainkan bibirnya menguasai mulutnya. Berpengalaman, dan itu menggugah hasrat seksualnya. Bukan pilihan buruk jika dia sedikit bermain.

“Aku baru saja mempertimbangkannnya.” gadis itu menyeringai puas.

“Tapi tidak denganmu..” jleb.. Duri beracun barusaja menancap dalam jantungnya. Menyebar luas racun itu hingga sampai area hatinya. Dia sekarat dalam lingkaran ketakutan.

“Kenapa ?”tanyanya memasang wajah sedih. Hanya sesaat sebelum bergantikan seringaian puas karena surga memperlihatkan kepadanya. “Lihat ! Dia bahkan sudah bangun.. Well, kau pembohong yang buruk.”tertawa puas, melihat ereksi Siwon saat dia menyentuhnya.

“Berhenti mengatakan hal-hal menjijikkan !” dengus Siwon kalah.

“Aku bicara tentang kenyataan, mr. Choi. Lihatlah, sahabat kecilmu sepertinya sangat menyukaiku.. Jangan sungkan untuk mengakuinya, sayang.” kerlingan menggoda berhasil membakar gairah Siwon semakin panas. Bertubi-tubi sial saat kenyataan memang benar. Sahabat kecilnya terlihat sangat menyukai gadis penggoda itu, hanya sedikit sentuhan saja mampu membuatnya bangun. Heol, dia yang mudah tergoda atau gadis penggoda itu yang sangat menggoda ?

Tanpa peringatan Siwon membawa gadis penggoda itu menuju kamarnya. Melemparkannya pada ranjang besarnya. Tak begitu keras, hanya saja tetap membuat gadis itu memekik, terkejut !

Siwon menindihnya, mengurung gadis penggoda itu dalam kuasanya. Mata hitamnya menyiratkan gairah besar ingin segera disalurkan. Dalam hatinya yang berdebar menggila, perasaan takut menyelimuti. Sial ! Mendadak dia berubah menjadi seekor bayi rusa yang lemah dibawah pengawasan raja singa yang buas nan kuat.

“Jangan pernah menyesal dengan apa yang tlah kau mulai !” ancam Siwon. Sekujur tubuh gadis itu sukses dibuat merinding olehnya. Sebelum sempat memprotes, bibir Siwon lebih dulu menguncinya.

Siwon tak memberinya kesempatan barang sejenak saja bernafas. Bibirnya dicium penuh Siwon, sangat menggebu dan intim.Β  Dia dapat merasakan gairah besar Siwon. Remasan didadanya, ciuman menggila pada bibirnya membuatnya lemas seketika. Well, dia terjebak dalam permainannya sendiri.

“Ennghhhh.. Op-paahhhhh..” Siwon tersenyum licik dalam ciumannya, mendengar gadis itu terus mengerang hingga mendesah dalam mulutnya. Beberapa kali pukulan pada bahunya diabaikan olehnya begitu saja.

“Ahhh.. Berhentiii umhhhh..” Siwon menghentikan ciumannya. Kesempatan itu digunakan sebaik-baiknya untuk mengambil nafas. Bibirnya terasa panas, basah dan membengkak.

Kemana perginya gadis penggoda itu, mengapa sekarang yang berada dibawah kuasanya hanyalah seorang gadis polos yang pasrah sehabis menerima perbuatannya ?

Siwon langsung menyingkirkan tubuhnya saat malaikat putih berbisik memperingatinya bahwa dia barusaja bertindak mesum.

“Ya Tuhan.. Ampuni aku.” matanya terpejam seraya hatinya mengumandangkan pengampunan atas perbuatannya yang hampir melampui batas.

“Siwon oppa, aku minta maaf. Sungguh berita itu tidak benar sama sekali. Aku berani bersumpah, oppa..” gadis penggoda yang telah berubah menjadi gadis polos itu dialah Im Yoona.

Siwon masih memejamkan mata, sambil sibuk menenangkan diri. Yoona, kekasihnya itu begitu pandai menjungkir balikkan hasratnya. Lihatlah setelah berhasil membangunkan sisi liarnya lewat suara seduktifnya, sekarang justru membangunkan sisi lembutnya lewat suara sedihnya.

Sejujurnya di bawah sana dia masih merasakan miliknya menegang. Benar-benar sebuah siksaan untuknya. Jangankan untuk bergerak, bersuara saja merespon Yoona dia tak sanggup. Merasa tak kuat lagi menahan siksaannya, dia melarikan diri dari Yoona demi keselamatan keperawanan kekasihnya. Mengunci diri dalam kamar mandi guna melanjutkan permainan Yoona seorang diri.

Tiga puluh menit berlalu Siwon baru keluar dari kamar mandinya setelah menyelamatkan diri dari siksaan Yoona. Menghampiri kekasihnya yang sudah mengganti gaunnya dengan gaun tidur. Dia tahu kekasihnya sedang menghindari tatapannya.

Senyap mulai terbentuk, menarik tawa puas yang sebelumnya tercipta dari bibir kekasihnya hingga menghilang tanpa jejak. Terperosok dalam kegelisahan melingkupi jiwa. Gadis penggoda berubah warna, menjadi gadis polos sepenuhnya.

“Yoona…”

“Aku minta maaf, oppa. Aku tidak tahu bila mereka mengambil gambarku dengan dia. Sungguh.. Aku tidak sengaja bertemu dengannya. Siwon oppa bisa bertanya pada Seungwoo oppa..” jelasnya tertunduk dalam-dalam. Siwon membisu seraya terus menatap gadis yang sedang memainkan jarinya. Gugup, gelisah-takut Siwon tahu itu. Dia sangat tahu, apa yang sedang dirasakan kekasihnya.

“Aku juga minta maaf atas hal yang tlah aku lakukan tadi..” Yoona tahu wajahnya kini serupa kepiting rebus ketika mengingatnya.

“Kau berhasil membuatku gila untuk kesekian kalinya, Yoong.”

“Aku tahu, itu keahlianku..”

“Dan sangat menyebalkan saat mereka mulai menggilaimu, aku mendengar banyak tentangmu disana..”

Yoona tersenyum simpul sarat akan maaf. Terlepas dari rasa senang setiap kali kekasihnya menunjukkan demo cemburu terhadapnya. Pria seperti Siwon jarang sekali menunjukkan sisi cemburunya bila itu tidak keterlaluan membebani hatinya. 6 tahun bersama menjalin kasih membuatnya tahu karakter masing-masing ditambah mereka sudah saling kenal jauh sebelum mereka memutuskan bersama.

“Jika kau lapar seharusnya kau makan, bukannya berciuman..”

“Haha.. Itu bagian dari script oppa..”

“Penulis sialan ! Script bodoh itu kau tahu banyak mematahkan hati pria-pria yang menggilaimu di luaran sana. Terlebih hatiku.. Aku tidak sakit melihatnya, tapi aku hancur.”

“Sekalipun sialan, masih banyak kok yang menyukai adegan itu. Haha.. Khususnya penonton wanita. Aigoo uri Siwon.. Neomu kyeopta..” Yoona mencubit gemas wajah membrengut Siwon.

“Neomu joha.. Johayoo~..” dikecupnya tiga kali bibir Siwon, lalu membawa tubuh kekasihnya masuk dalam dekapannya.

Siwon menarik napas dalam-dalam, bertarung melawan egonya yang melambung yang siap membawanya berdebat yang mungkin saja berujung pertengkaran. Seakan terbiasa hal-hal seperti ini akan meniadi cikal bakal pertengkaran dalam hubungan mereka bila saja salah satu pihak tidak bisa mengalah.

Siwon tahu dengan siapa dia menjalin hubungan, pun dengan konsekuensinya. Yoona begitu mudah menarik perhatian seseorang. Tak hanya kecantikan yang dimilikinya namun kepribadian dan sifatnya yang mudah bergaul seakan menjadi daya tarik gadisnya. Bukan sebuah pecitraan ketika setiap kali gadisnya bersikap lembut, penuh hormat kepada setiap rekan kerjanya. Hampir semua yang pernah bekerja sama dengan gadisnya mengakui itu, termasuk dirinya sendiri.

Tidak ada reaksi apapun, Yoona tahu kekasihnya belum memaafkan dirinya sepenuhnya.

“Siapapun itu yang datang dan pergi, aku tetap disisimu mencintaimu.. Hanya kamu sayang.”

Alih-alih berdebat, Siwon lebih menyamankan posisinya. Menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher jenjang Yoona, menghirup aroma khas tubuh gadisnya yang selama ini menjadi candu untuknya. Terimakasih juga atas sapuan lembut tangan Yoona pada rambutnya membuatnya nyaman daripada marah. Juga untuk ungkapan cintanya, dia merasa itu lebih dari cukup untuk mengobati cemburunya.

Kesibukan gadisnya dan tugasnya dalam masa wamilnya membuat mereka sulit bertemu. Tidak peduli jiwa merana merindu, hati merana mendamba cinta, pikiran menggambang cemburu, mereka tak bosan saling menunggu datangnya waktu berpihak pada mereka.

“Siwon oppa..” panggil Yoona lembut sambil terus menyapukan tangannya pada rambut Siwon.

“Emmhhh..” gumam Siwon manja.

“Aigoo.. Oh astaga bayiku manja sekali,eoh..” kekeh Yoona geli saat Siwon terus mengendus-endus lehernya. Bahkan tanpa ragu Siwon beberapa kali memberikan kecupan.

“Siwon oppa jangan meninggalkan bekas, aku ada pemotreran besok.” peringatan Yoona tak di hiraukan sama sekali oleh kekasihnya.

“Ahh.. Yakk Choi Siwon !”

Siwon hanya tertawa menanggapi amukan Yoona. “Aigoo.. Uri Yoongie.. Neomu kyeopta..” Siwon tidak bisa menahannya lagi untuk tidak memeluk gadisnya yang menggemaskan itu. Maka jatuhlah Yoona tepat di atas Siwon yang juga ikut menjatuhkan tubuhnya di ranjang.

“Diantara kita aku pikir, akulah yang bertambah tua setiap tahunnya. Hal baik apa yang aku lakukan di masa lalu, hingga aku bisa memilikimu Yoona-ya.” dia menyelipkan rambut Yoona pada telinganya. Membuat gadisnya merona.

“Kau semakin cantik saat tersipu. Astaga sayangku bagaimana kau bisa tak adil seperti ini ?”

“Apa ? Aku ? Ada apa denganku, oppa ?”

“Lihat wajah bingungmu bahkan terlihat sangat imut.. Yoongie-ah bagaimana kau bisa hidup dengan banyak hal nikmat seperti ini. Jika aku menginginkan gadis cantik, kau bahkan lebih dari kata cantik. Saat aku menginginkan gadis imut, kau pun tak kalah imut dibandingkan dengan para rookie. Juga saat aku menginginkan gadis sexy, kau bahkan bisa memberikannya lebih dari sekedar sexy. Polos, keren, tomboy kau juga memilikinya. Bagaimana ini semua gadis yang aku inginkan sudah ada padamu, cintaku ?”

“Itu artinya adalah hal bagus. Siwon oppa tidak perlu mengencani banyak gadis. Cukup aku dan hanya aku, kasihku..”

“Aku mencintaimu, kamu dan hanya kamu selamanya, Yoong..” dikecupnya tiga kali bibir Yoona, lalu membawa kepala Yoona bersandar pada dada bidangnya.

“Dan aku tidak akan pernah bosan hidup dalam banyak hal nikmat ini. Siwon oppa tahu kenapa ?” 15 menit kemudian Yoona mendongakkan kepalanya, menatap wajah tampan prianya dengan ke dua tangan yang menjadi tumpuan pada dada bidang prianya.

“Kenapa ?” tanya Siwon seraya memainkan rambut Yoona.

“Karena aku ingin Siwon oppa selalu menggilaiku, hingga tiap detiknya oppa tidak bisa berhenti mencintai dan memikirkanku..”

“Dengan senang hati aku akan melakukannya, dewiku..”

Dan senyum tulus Yoona yang dibalas senyum menawan Siwon mengantar mereka menuju alam bawah sadarnya. Pada akhirnya cinta mereka akan selalu terlihat dalam mimpi satu sama lain.

YoonWon, forever.

End

Ff pertama di bulan February, ada yg kangen My Yeoja ?Β  Jika ada.. Di bulan ini juga akhirnya bisa di post.. Alhamdulillah setelah molor hampir 3 bulan, akhirnya sampai juga di part 21..

Oh iya, mengingat part 20 di PW part 21 pun sama juga di PW.. tenang PW-nya kgk sulit kok.. Hanya perlu menjawab satu pertanyaan saja.

Jawabannya sertakan dg ID comment kalian (Komen dalam ff ini) kirim ke saya lewat akun sns, tidak menerima lewat sms, hhe

1. Pertanyaannya adalah alasan mengapa kamu membaca My Yeoja???

Saya menerima alasan dalam bentuk apapun kok..

Contoh:

“Alasannya karena itu YoonWon, authornya kamu, dan posternya ka berta keren-keren” YoonWon530

Bye

Xoxo

 

Advertisements

76 thoughts on “[OS] Don’t Make Me Jealous Again !?

  1. dapat ff keren yoonwon….. author pasti sama kek saya yg gk terlalu suka yoona digosip2in sama ji chang wook. yoonwon so sweet banget

    Like

  2. kirain sapa tuh cewek brani2nya godain siwon
    eh ternyata si yoona lgi ngrayu siwon biar ga marah gara2 cemburu
    sweet banget deh yoonwon..ditunggu ff yg laennya ya thor

    Like

  3. hohohoho kalau ngeliat mereka suka gregetan sendiri deh…. mbak yoong bikin panas dingin yaa… keren nih tulisannya baru nemu nih wp juga hehehe mian…
    annyeong author salam kenal readers baru disini… ijin ubekΒ² yaaa ^^
    #bakalNinggalinJejakKok #kedipinMata hehehe πŸ™‚

    Like

  4. Tdi kirain cwe pnggoda itu spa taunya my baby honey yoong.. Hehhehe
    Wonppa tenang aja yang cmburu bkan cuma oppa doang kok. Aku jga cmburu πŸ˜‚ πŸ˜‚
    Dtunggu aja krya slnjutnya!!

    Like

  5. Astaga kirain wanita penggoda yg tiba2 masuk itu bener – bener seorang penggoda ternyata malah yoona
    Gila ngebayangin yoona ngelakuin itu ke siwon, gimana tu yach ?
    Cemburu nya siwon bisa sampai ngebut dia mabuk
    Apa yg dilakukan yoona bukan hanya ngebuat siwon panas dingin tapi aku juga ikutan panas dingin nixh πŸ™‚
    Pokoknya keren dach buat karya mu ini πŸ˜‰

    Like

  6. Agak bingung , cewe penggoda itu Yoona apa bkn sii?
    Tp sepertinya Yoona , kekeke~
    baca ff ini serasa kejadian realife YoonWon , . Haha
    suka bnget ama OS ini :-*
    mengobati kerinduanku pd YoonWon dan pada Author-Admin nya *cieeh :-*
    FIGHTING selalu unnie~

    Like

  7. Sempat deg-degan diawal kirain siwon ama siapa eh taunya itu yoona. Ini ff kan ceritanya siwon marah ke yoona karena jealous eh akunya malah senyum-senyum gak jelas, mungkin karena aku bayanginnya ini real life kali ya. Pokoknya ffnya keren

    Like

  8. kirain cwe penggodanya siapa, ehh ternyata yoona..
    ceritanya sweet kebangetan thor, bikin yg baca jadi senyum senyum sendiri..
    makin cinta deh ini mah sama yoonwon

    Like

  9. Dari judulnya, covernya kerenn banget udah menarikk sekalii hihii terus baca ceriitanya awalnya ga rela siapa sih cewe yg godain siwon setelah baca sekali lagi wkwk ternyata yoona sendirii waah yoona bisa juga yaa jadi cewe penggoda. Jadi ngebayangin real life hahah bnyk kabar yoona lg deket sama chang wook terus si oppa cembukur:D aigoo manisnyaa

    Like

  10. so sweet sneng bacanya senyum2 sndiri tpi baper juga n kirain th cwe penggoda bkan yoongeon hehe duh yoongeon bisa aja nich caranya bkin wonppa gk marah lgi krna cmburu πŸ˜€

    Like

  11. lama gak buka fb nemu cerita ini asli ini mengobatin kangen yoonwon yg udah susah ditemuin asli thor keren bgt sweet bgt apalagi pas adegan menggoda yona kirain td bukan yoona eh taunya emang yoona

    Like

  12. Pas awal2 baca,udh yakin pasti cewe yg dtg k apartemen siwon adalah yoona. Tp pas ditengah2 wonpa kyk ga suka sm cewe’y,aku berubah jd mikir si tante genit berarti. Dan ternyata eh ternyata,emg beneran yoona si gadis sexy sekaligus polos. Hahahaha… #Daebaaaaakkk

    Tenang wonpa,mdh2an hati’y yoona msh untuk wonpa. Msh setia menanti wonpa keluar dr wamil.
    Walopun sejujur’y,semenjak abis nonton k2,akupun terpikat dengan jichangwook oppa. OMG…mereka cukup serasi *_* #Kabuuuuurrrrrrr….

    Like

  13. Ahhh manis banget mereka,
    Agak kaget sih sama awal cerita, kok karakter yoonwon beda banget, siwon sadis banget mulutnya, yoona juga tutup telinga dikatain apa aja
    Eh tau2nya terlalu mendalami peran

    Like

  14. So sweet bgt, seru and bikin baper. Awalnya kirain cewe penggoda itu siapa eh ternyata yoong eonni. Wonppa pedas bgt sih kata2ny untung yoong eonni gk tersinggung.
    Aku berdoa smg yoonwon couple real se-real, realnya
    #yoonwon today, tomorrow and forever

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s