[Drabble] Latte Night

latte

Latte Night

By: hanifah pr

Cast: Choi Siwon, Lim Yoona

Genre: romance, fiction

Type: drabble (maybe around 300-500 words)

 

 

 

Latte Night

 

 

 

Seoul tak pernah tidur. Semakin gelap malam semakin ramai jalanan. Banyak orang berlalu lalang. Para pelajar yang pulang hingga larut malam karena harus mempersiapkan diri untuk ujian, hingga para pekerja yang baru pulang atau mereka yang sekedar keluar untuk mencari kesenangan.

 

Di salah satu sudut kafe kopi di sekitaran distrik Gangbuk, terlihat ramai akan para pengunjung. Banyak dari mereka yang berlama-lama duduk di kafe sekedar untuk bercengkerama dengan teman, atau hanya sekedar mencari hiburan.

 

Yoona, seorang wanita karir yang nampak lelah dengan rutinitasnya adalah salah satu pengujung setia di kafe ini. Di hadapannya ada secangkir kopi latte dan sepiring kue chiffon tiramisu yang belum ia sentuh.

 

Jari-jari Yoona sibuk menyentuh layar ponsel pintarnya. Melihat-lihat foto yang bertebaran di timeline akun instagramnya, lalu memberi tanda love pada setiap foto yang ia lihat. Kemudian jarinya terhenti pada sebuah foto yang cukup menyita perhatiannya. Yoona seperti mengenali apa yang ada dalam foto tersebut. Sebuah interior kafe yang cukup familiar bagi Yoona, selain itu karena si pengunggah foto juga baru mengunggahnya beberapa menit yang lalu.

 

Yoona tersenyum senang. Ia lalu mengirimkan sebuah pesan pada si pemilik akun yang tadi menyita perhatiannya.

 

~~~

Yoona To Minho: “Minho-ssi, apa kau masih di Oricon Cafe?”

~~~

 

Tak berselang lama, Yoona kemudian mendapatkan balasan dari Minho.

 

~~~

Minho To Yoona: “Ya, apakah kau juga berada disini? Bergabunglah dengan kami, ku rasa kau sedang sendirian sekarang 😝”

~~~

 

Yoona tertawa melihat balasan Minho.

 

~~~

Yoona To Minho: “Baiklah, aku akan menghampiri mu. Tunjukan kau berada di mana?”

~~~

 

Satu pesan kembali masuk.

 

~~~

Minho To Yoona: “Aku berada di lantai dua, meja nomor 15 di dekat jendela balkon! Cepatlah!”

~~~

 

Yoona memasukan ponselnya ke dalam tas lalu membawa nampan yang berisi kopi dan kue nya ke lantai dua dimana Minho berada.

 

Dari ujung anak tangga, Yoona dapat melihat wajah Minho yang agak terhalang sorot lampu kafe. Yoona kemudian berjalan menghampiri meja tersebut.

 

Yoona lalu mengambil tempat duduk yang berseberangan dengan Minho. Disamping Yoona ada seorang pria yang kini tengah mengawasi Yoona dengan intens. Tapi Yoona tak menyadarinya.

 

“Minho-ssi,” sapa Yoona ketika ia duduk dihadapan Minho.

 

“Hai Yoona-ssi? Betul bukan dugaan ku jika kau sendirian sekarang?” ejek Minho.

 

“Ya! Kau pikir kau bersama orang lain?”

 

“Ah, kau tidak tau rupanya! Lampu disini tidak terlalu terang untuk mata tua mu itu!”

 

“Apa kau bilang?” Yoona pura-pura marah.

 

“Menoleh lah ke samping dan lihatlah ada orang lain disitu!”

 

Yoona mengikuti perintah Minho. Yoona kemudian sangat terkejut. Benar saja, Yoona baru menyadari jika ada orang lain yang berada di sampingnya. Namun bukan itu yang membuatnya terkejut. Tapi, seseorang yang kini tengah mengawasinya itu adalah seseorang dari masa lalunya yang cukup ia kenal namun juga sangat Yoona benci.

 

“Hai Yoona-ssi?”

 

Yoona diam tak menjawabnya. Wajahnya berubah menjadi masam.

 

“Kau mengenalnya, Hyung?” tanya Minho pada Siwon, pria yang berada disamping Yoona.

 

“Tentu saja, dia adalah mantan pacar ku!”

 

“Apa?” teriak Yoona dan Minho bersamaan.

 

“Kenapa?” Siwon heran dengan reaksi berlebihan mereka, terlebih pada reaksi Yoona yang kemudian menatapnya dengan tatapan membunuh.

 

“Apa seperti itu Yoona-ssi?” tanya Minho memastikannya pada Yoona.

 

“Dia pembual! Aku bahkan tak mengenalnya!”

 

“Tidak mungkin jika kau tak mengenal ku Yoona-ssi, apa perlu ku panggil dengan Yoong?” goda Siwon.

 

“Yoong?” Minho mengulangi kata terakhir Siwon.

 

“Yoong, panggilan kesayanganku padanya!” Siwon mengeluarkan smirk nya pada Yoona.

 

Mengambil tas yang Yoona letakkan di atas meja, Yoona kemudian pergi dari meja tersebut. “Aku masih ada urusan lain, aku pergi dulu Minho-ssi,”

 

Minho belum sempat mengangguk apalagi bertanya lebih lanjut pada Yoona, namun Yoona sudah keburu pergi dan menuruni tangga dengan cepat.

 

“Apa kau bisa menjelaskan sesuatu padaku?”

 

“Ini bukan sesuatu yang penting!” elak Siwon.

 

“Ku lihat Yoona sangat terkejut ketika melihat mu,”

 

“Aku juga terkejut ketika melihatnya!”

 

“Aku tidak bertanya!” Minho meminum kopinya lalu meletakkan kembali cangkirnya, “Apa ada sesuatu diantara kalian di masa lalu?”

 

Siwon menghela nafas berat, “Ya, dan sekarang aku menyesalinya!”

 

 

 

 

 

End

 

 

 

 

Halooo semua??

Ada sugguhan kecil dri aku yang nga bisa tidur hingga akhirnya iseng-iseng ngetik lagi wkwk

 

Pendek ya bu?

Namanya juga drabble jadinya pendek :p

 

Jangan tanya ini cerita nya bakal dilanjutin apa engak! Atau bakal kek gimana. Kan aku buatnya iseng doang biar bisa tidur :p jadi ya gini aja dulu lah, seadanya hehe

 

Sekian~~~

 

 

-hanifah pr-

 

Advertisements

35 thoughts on “[Drabble] Latte Night

  1. lahh ko end? END?! knpa ga TBC aja thorrr whyy?!!T.T bener bener singkat dan bikin penasaran sekaleee. kira kira apa yg terjadi di masa lalu sampe sampe yunah benci siwom dam siwon menyesalinyaa,- ayo dong thor saquell nyaa dibikin yayaya biar ga penasaran saya:D

    Like

  2. Secara otomatis, otakku langsung ada tanda tanya besar ketika kata “End” itu muncul …..
    What happen with Yoonwon ?????

    Like

  3. Pendek bingit,baru juga sekali nyapa sama siwon oppa ,,udah habes ffnya.
    Kenapa juga harus ad kata2 penyesalan tu diakhir, kan jadi gantung gitu chinguu..
    Okelah ,,next fanficny ya

    Like

  4. aku terkejut setelah baca kata “End” ya ampun di kepala aku udh bertebaran berbagai pertanyaan ttg ada hubungan apa mereka di masa lalu terus kenapa yoona bisa benci sama siwon.

    Like

  5. Asli sebel bacanya kayak yoona langs pergi gitu aj sama nih cerita langs end aj jdi ikut nyesel kayak siwon gak bisa apa apa pasrah am authornya masih cinta dan sayang gak buat lanjutin hehehe

    Like

  6. Berhubung ceritanya drabel yah dipuas puasin aja lah meskipun banyak kurangnya. Gantung ini mah. Sequel ada nggak sequel? Lol.

    Like

  7. U yg ga bisa tidur tp jadi gw yg jadi penasaran setelah baca ini huftt
    Ga ada salahnya kan klo gw berharap ni bakal dibikin sequelnya kan?siapa tau u berbaik hati mau ngabulin gw 😆😆😆

    Like

  8. End???? nih bener ya authornya bikin roh pembacanya ilang. ini butuh kelanjutannya nih. boleh dikata wajib kali yaaa buat balikin roh kita yang separo ilang itu wkwkwk
    lanjut ya kakak….. FIGHTING
    tulisanny bener bener bagus, pengambilan katanya juga baik dan bisa buat pembacanya ikutan dapet feelnya gitu

    Like

  9. Kependekan n gak mudeng sama ceritanya karna itu kayak awal cerita belum ke konfliknya jadi gantung bgt.. di tunggu sequelnya..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s